Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tanda Perlu Mengganti Pot Tanaman Hias, Jangan Abai

Kompas.com, 27 Januari 2026, 20:24 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

KOMPAS.com -  Pot tanaman mempunyai usia penggunaan dan perlu menggantinya, salah satunya ketika merepotting tanaman atau memindahkan tanaman ke pot yang lebih besar. 

Seiring waktu, tanaman terus bertumbuh besar dan membuatnya tidak lagi muat di pot yang lama. 

Baca juga: 7 Tanaman Hias yang Tetap Hidup di Rumah dengan Minim Sinar Matahari 

Selain itu, pembusukan akar dapat menyebabkan perlu memindahkan tanaman ke pot yang baru atau berukuran lebih besar. 

Untuk mengetahui lebih lanjut, dirangkum dari House Digest, Selasa (27/1/2026), berikut sejumlah tanda perlu mengganti pot tanaman hias di rumah.

Akar mencuat dari lapisan tanah atau lubang drainase

Jika akar tanaman mulai menonjol dari permukaan tanah atau melewati lubang drainase di bagian bawah pot, ini saatnya perlu mengganti ke pot yang lebih besar

Ini merupakan gejala dari kondisi yang dikenal sebagai "akar terikat", akar mulai melilit dan mengelilingi bagian dalam pot untuk menemukan lebih banyak ruang.

Jika dibiarkan, hal ini akan mengganggu pertumbuhan tanaman. Akar umumnya tumbuh ke bawah dan ke luar terlebih dahulu, tapi setelah kehabisan jalan ke arah tersebut akan mencoba tumbuh ke atas.

Untuk mengatasi masalah akar terikat ini, cukup pindahkan tanaman ke pot yang lebih besar dengan campuran media tanam baru meski akarnya akan terus tumbuh ke bawah dan ke luar sekali lagi. 

Baca juga: Cara Membuat Tanaman Hias Dalam Ruangan Tumbuh Subur dan Rimbun

Daun menguning dan pembusukan akar

Selanjutnya, tanda perlu mengganti pot tanaman hias adalah daun tanaman mulai menguning, yang bisa berpotensi menyebabkan pembusukan akar.

Saat membusuk, akar tanaman semakin tidak berfungsi baik. Jika dibiarkan tanpa perawatan, dapat menyebabkan kematian pada tanaman hias. 

Untuk mencegah hal ini, sebaiknya segera pindahkan tanaman ke pot yang berukuran lebih besar. Mengingat, ukuran dan desain pot memainkan peran penting untuk perkembangan akar. 

Pot yang terlalu kecil dengan lubang drainase yang buruk, membuat akar tanaman rentan terhadap penyakit jamur, yang pada gilirannya dapat menyebabkan pembusukan.

Media tanam yang tidak cocok juga bisa menyebabkan pembusukan akar. 

Pot retak 

Pot tanaman yang mulai retak atau menggembung dengan sendirinya bisa disebabkan sistem akar di dalamnya telah melebihi kapasitas.

Seiring pertumbuhan tanaman, akar akan membesar dan menebal. Hal ini dapat memberikan tekanan yang semakin besar pada dinding pot.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau