KOMPAS.com - Pot tanaman mempunyai usia penggunaan dan perlu menggantinya, salah satunya ketika merepotting tanaman atau memindahkan tanaman ke pot yang lebih besar.
Seiring waktu, tanaman terus bertumbuh besar dan membuatnya tidak lagi muat di pot yang lama.
Baca juga: 7 Tanaman Hias yang Tetap Hidup di Rumah dengan Minim Sinar Matahari
Selain itu, pembusukan akar dapat menyebabkan perlu memindahkan tanaman ke pot yang baru atau berukuran lebih besar.
Untuk mengetahui lebih lanjut, dirangkum dari House Digest, Selasa (27/1/2026), berikut sejumlah tanda perlu mengganti pot tanaman hias di rumah.
Jika akar tanaman mulai menonjol dari permukaan tanah atau melewati lubang drainase di bagian bawah pot, ini saatnya perlu mengganti ke pot yang lebih besar
Ini merupakan gejala dari kondisi yang dikenal sebagai "akar terikat", akar mulai melilit dan mengelilingi bagian dalam pot untuk menemukan lebih banyak ruang.
Jika dibiarkan, hal ini akan mengganggu pertumbuhan tanaman. Akar umumnya tumbuh ke bawah dan ke luar terlebih dahulu, tapi setelah kehabisan jalan ke arah tersebut akan mencoba tumbuh ke atas.
Untuk mengatasi masalah akar terikat ini, cukup pindahkan tanaman ke pot yang lebih besar dengan campuran media tanam baru meski akarnya akan terus tumbuh ke bawah dan ke luar sekali lagi.
Baca juga: Cara Membuat Tanaman Hias Dalam Ruangan Tumbuh Subur dan Rimbun
Selanjutnya, tanda perlu mengganti pot tanaman hias adalah daun tanaman mulai menguning, yang bisa berpotensi menyebabkan pembusukan akar.
Saat membusuk, akar tanaman semakin tidak berfungsi baik. Jika dibiarkan tanpa perawatan, dapat menyebabkan kematian pada tanaman hias.
Untuk mencegah hal ini, sebaiknya segera pindahkan tanaman ke pot yang berukuran lebih besar. Mengingat, ukuran dan desain pot memainkan peran penting untuk perkembangan akar.
Pot yang terlalu kecil dengan lubang drainase yang buruk, membuat akar tanaman rentan terhadap penyakit jamur, yang pada gilirannya dapat menyebabkan pembusukan.
Media tanam yang tidak cocok juga bisa menyebabkan pembusukan akar.
Pot tanaman yang mulai retak atau menggembung dengan sendirinya bisa disebabkan sistem akar di dalamnya telah melebihi kapasitas.
Seiring pertumbuhan tanaman, akar akan membesar dan menebal. Hal ini dapat memberikan tekanan yang semakin besar pada dinding pot.