Penulis
KOMPAS.com - Sejumlah perangkat rumah tangga tetap menyedot listrik meskipun terlihat dalam kondisi mati. Perangkat semacam ini dikenal sebagai energy vampires atau “penghisap listrik”.
“Energy vampire bukan sekadar perangkat yang dicolokkan tetapi tidak digunakan,” kata Megan Doser, pemilik dan CEO Doctor Fix It, dikutip dari Martha Stewart.
“Beberapa barang seperti lampu dan pengisi daya ponsel tidak menarik daya saat dimatikan, namun perangkat lain seperti speaker pintar, microwave, dan mesin kopi tetap mengonsumsi listrik meski tidak dipakai," lanjutnya.
Berikut adalah beberapa barang elektronik yang terus menyedot listrik saat tidak digunakan:
Baca juga: Mengenal Steko, Jenama Elektronik yang Fokus pada Fungsionalitas dan Kebutuhan Nyata Konsumen
Televisi sering dianggap tidak bermasalah ketika sudah dimatikan. Padahal, mode siaga TV tetap membutuhkan daya agar perangkat bisa menyala dengan cepat saat digunakan kembali.
Ryan Gregor, pemilik sekaligus teknisi listrik utama di RCG Electrical, menyebutkan bahwa televisi bisa menarik daya antara lima hingga 30 watt meskipun dalam kondisi mati.
“Jumlahnya memang terlihat kecil, tapi jika di rumah terdapat beberapa televisi, konsumsi listrik ini akan terakumulasi,” ucap Gregor.
“Tarikan daya kecil yang terus-menerus akan terasa dalam jangka panjang," imbuhnya.
Microwave termasuk peralatan dapur yang cukup boros energi, terutama dalam mode siaga.
Baca juga: 5 Peralatan Elektronik yang Sering Bikin Tagihan Listrik Tinggi
Perangkat ini bisa mengonsumsi sebanyak empat watt saat tidak digunakan, terutama jika bukan model terbaru.
“Microwave tetap menarik listrik meskipun tugasnya sudah selesai,” tutur Doser.
“Perangkat yang memiliki jam digital dan layar yang selalu menyala adalah penyedot listrik utama saat siaga," tegasnya.
Memilih microwave dengan desain lebih sederhana tanpa layar digital dapat membantu menekan konsumsi listrik dan mengurangi pemborosan energi di rumah.
Speaker pintar dirancang untuk selalu terhubung ke jaringan Wi-Fi agar bisa merespons perintah suara kapan saja. Karena itu, perangkat ini tetap mengonsumsi listrik meskipun terlihat dalam kondisi mati.
Baca juga: 4 Perangkat Elektronik yang Harus Segera Dibuang dari Rumah
“Mereka tetap menarik daya karena layar, sensor, atau koneksi Wi-Fi masih aktif di latar belakang,” jelas Doser.
Meski setiap perangkat hanya mengonsumsi beberapa watt, rumah yang memiliki banyak perangkat pintar dapat mengalami pemborosan energi dalam jangka panjang.
Router Wi-Fi pada dasarnya tidak pernah benar-benar mati karena harus menjaga koneksi internet untuk seluruh rumah.
Bergantung jenisnya, baik model lama, baru, maupun sistem mesh, router dapat mengonsumsi sebanyak 20 watt daya listrik.
Untuk mengurangi konsumsi energi, pemilik rumah dapat menggunakan stopkontak pintar, mencabut perangkat saat tidak digunakan, atau mengganti perangkat lama dengan model yang lebih hemat energi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang