CIREBON, KOMPAS.com — Warga Kampung Dukuh Semar, Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan muda di kamar mandi sebuah rumah kos, pada Senin (16/3/2026) siang.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kamar nomor 6 yang berada di lantai dua bangunan kos di kawasan belakang Terminal Harjamukti.
Pantauan Kompas.com di lokasi, peristiwa ini mengundang perhatian warga sekitar.
Mereka tampak memadati area kos untuk melihat langsung suasana di lokasi kejadian.
Baca juga: Terungkap Peran 2 Pelaku Pembunuhan Mayat dalam Boks di Medan
Petugas Polsek Selatan Timur dan Unit Identifikasi Polres Cirebon Kota memasang garis pembatas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Adam, saksi mata yang juga anak dari pemilik kosan, menyebut, penemuan jasad tersebut bermula dari kecurigaan penghuni dan pemilik kos setelah mencium bau menyengat di sekitar kosan.
Dirinya kemudian mencoba memeriksa sumber bau tersebut, dan berasal dari kamar 6 yang berada di lantai dua.
Setelah tidak mendapat respons dari dalam kamar, pintu kamar akhirnya didobrak.
Saat pintu terbuka, Adam terkejut mendapati seorang perempuan tergeletak di dalam kamar mandi dalam kondisi sudah tak bernyawa dan ditutupi kain.
Baca juga: Pra Rekonstruksi Mayat Dalam Boks di Medan: Warga Heboh Soraki Pelaku
Berdasarkan informasi dari Adam, perempuan tersebut diduga datang ke kamar kos tersebut pada Minggu dini hari.
Namun hingga Senin pagi, korban tidak diketahui keluar dari kamar tersebut.
Perempuan tersebut diketahui bukan penyewa kamar kos nomor 6 tersebut.
“Minggu pagi, jam 2 dini hari, ada cewe ke sini, tamunya kamar nomor 6, sekarang hari Senin, jam 8, ada bau seperti bangkai dari kamar 6, saya dibangunkan mertua, suruh ngecek bau itu, dan ternyata ada mayat perempuan di situ,” kata Adam saat ditemui Kompas.com di lokasi.
Sementara itu, penghuni kamar kos tempat korban ditemukan sudah tidak berada di lokasi dan belum diketahui keberadaannya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana mengatakan, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan dari warga.