Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Mix and Match Baju Lama untuk Lebaran 2026, Hemat Tanpa Beli Baru

Kompas.com, 25 Februari 2026, 14:00 WIB
Ida Setyaningsih

Penulis

KOMPAS.com – Tradisi mengenakan baju baru saat Lebaran masih melekat di masyarakat.

Namun, di tengah kesadaran finansial dan tren gaya hidup berkelanjutan, semakin banyak orang memilih untuk memaksimalkan koleksi yang sudah ada di lemari.

Tenang saja, tampil stylish saat Lebaran 2026 tak selalu harus membeli busana baru.

Dengan strategi mix and match yang tepat, baju lama bisa terlihat segar dan berbeda.

Tak perlu beli baru, ini cara mix and match baju lama untuk Lebaran 2026 biar tetap stylish, hemat, dan terlihat seperti outfit baru.
ILUSTRASI AI Tak perlu beli baru, ini cara mix and match baju lama untuk Lebaran 2026 biar tetap stylish, hemat, dan terlihat seperti outfit baru.

1. Mulai dari “Belanja” di Lemari Sendiri

Langkah pertama adalah mengecek kembali isi lemari. Keluarkan atasan, bawahan, outer, hingga aksesori yang jarang dipakai. Sering kali ada item yang sebenarnya masih layak pakai, tetapi terlupakan.

Cobalah memadukan atasan tahun lalu dengan rok atau celana yang belum pernah dikombinasikan sebelumnya. Pendekatan ini membantu menciptakan tampilan baru tanpa tambahan biaya.

Baca juga: Trend Baju Lebaran 2026: Rompi Lepas, Janggan, Tunik Shanghai, Gamis Bini Orang

2. Andalkan Warna Netral sebagai Dasar

Item berwarna netral seperti putih, hitam, krem, cokelat, atau navy cenderung mudah dipadukan. Misalnya, tunik putih lama bisa dipasangkan dengan rok batik atau kulot warna pastel untuk memberi kesan berbeda.

Jika ingin tampilan lebih segar, kombinasikan warna netral dengan satu warna statement, seperti sage green atau dusty pink yang sedang tren.

3. Ubah Siluet dengan Layering

Teknik layering atau bertumpuk bisa mengubah karakter busana secara signifikan. Outer panjang, blazer ringan, atau cardigan tipis dapat memberi nuansa lebih formal pada outfit lama.

Gamis polos, misalnya, bisa terlihat berbeda saat ditambahkan belt kecil di bagian pinggang untuk memberi siluet lebih tegas.

Cara sederhana ini efektif membuat tampilan terasa baru.

Baca juga: Warna Tren Baju Lebaran 2026, Ada Butter Yellow yang Lembut dan Elegan

Tak perlu beli baru, ini cara mix and match baju lama untuk Lebaran 2026 biar tetap stylish, hemat, dan terlihat seperti outfit baru.
ILUSTRASI AI Tak perlu beli baru, ini cara mix and match baju lama untuk Lebaran 2026 biar tetap stylish, hemat, dan terlihat seperti outfit baru.

4. Manfaatkan Aksesori yang Ada

Aksesori sering menjadi elemen yang paling mudah mengubah keseluruhan gaya. Tas, sepatu, hijab, bros, atau anting statement dapat memberi sentuhan berbeda pada outfit yang sama.

Jika tahun lalu Anda mengenakan sepatu flat, tahun ini coba padukan dengan heels atau sandal minimalis.

Begitu pula dengan pilihan hijab, warna atau teknik styling yang berbeda bisa mengubah kesan secara keseluruhan.

Baca juga: Tak Harus Pink, Ini 7 Dresscode Valentine yang Bisa Kamu Coba

Tak perlu beli baru, ini cara mix and match baju lama untuk Lebaran 2026 biar tetap stylish, hemat, dan terlihat seperti outfit baru.
ILUSTRASI AI Tak perlu beli baru, ini cara mix and match baju lama untuk Lebaran 2026 biar tetap stylish, hemat, dan terlihat seperti outfit baru.

5. Kombinasikan Item Formal dan Kasual

Untuk suasana Lebaran yang cenderung semi-formal, memadukan item formal dan kasual bisa menjadi solusi.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau