Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Benarkah Orangtua Punya Anak Kesayangan? Ini Hasil Penelitiannya

Kompas.com, 19 Maret 2026, 16:03 WIB
Nabilla Ramadhian,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

Konsultasi Tanya Pakar Parenting

Uraikan lika-liku Anda mengasuh anak jadi lebih simpel

Kenali soal gaya asuh lebih apik lewat konsultasi Kompas.com

Sumber Best Life

KOMPAS.com - Sebuah studi mengungkap, anak sulung perempuan adalah sosok yang paling sering mendapatkan tempat istimewa di hati orangtua, dibandingkan saudara kandung lainnya.

Data dari penelitian yang berbasis di Inggris menunjukkan, hampir 74 persen ibu dan 70 persen ayah mengaku, mereka menunjukkan sikap pilih kasih terhadap salah satu anak mereka.

Temuan ini diperkuat oleh riset dari Brigham Young University (BYU) yang mendalami bagaimana urutan kelahiran dan tipe kepribadian tertentu berkontribusi pada pemberian perlakuan istimewa tersebut.

Baca juga: 7 Sikap Orangtua yang Tanpa Disadari Membuat Anak Mudah Cemas 

“Terkadang orangtua begitu khawatir tentang memperlakukan anak-anak mereka dengan cara yang sama, sehingga mereka mungkin mengabaikan kebutuhan individu,” kata penulis utama studi dan profesor di BYU School of Family Life, Alex Jensen, mengutip Best Life, Rabu (18/3/2026).

Anak sulung perempuan jadi anak emas di keluarga

Studi yang telah melalui tinjauan sejawat dan dipublikasikan dalam jurnal Psychological Bulletin ini memberikan gambaran jelas bahwa anak sulung, khususnya perempuan, cenderung mendapatkan "perlakuan VIP".

Keistimewaan ini sering kali muncul dalam bentuk pemberian kepercayaan yang lebih besar terkait kemandirian, serta kendali atas keputusan pribadi mereka.

Selain faktor urutan lahir, anak-anak yang memiliki karakter menyenangkan dan mudah bergaul juga menempati posisi yang sangat difavoritkan oleh orangtua.

Karakteristik anak yang diistimewakan

Dalam upaya memetakan pola perlakuan istimewa ini, tim peneliti melakukan analisis mendalam terhadap 19.469 partisipan.

Data tersebut dikumpulkan dari berbagai jurnal ilmiah dan basis data terpercaya untuk melihat pengaruh gender, temperamen, hingga urutan kelahiran.

Meskipun ada persepsi umum bahwa anak bungsu biasanya lebih dimanjakan, data justru menunjukkan bahwa anak sulung perempuan dengan kepribadian yang baik memiliki keunggulan yang signifikan dalam mendapatkan perhatian lebih dari orangtua.

Baca juga: 4 Manfaat Anak Perempuan Dekat dengan Ayahnya Menurut Psikolog

Keunggulan anak sulung sangat terlihat ketika berkaitan dengan pemberian otonomi atau kebebasan dalam mengatur diri sendiri.

Dari sisi psikologis, anak-anak yang menunjukkan sifat teliti dan kooperatif cenderung memiliki hubungan yang lebih harmonis dengan orang dewasa.

Para peneliti mencatat, bahwa tingkat konflik pada anak dengan kepribadian teliti jauh lebih rendah, yang pada akhirnya membuat mereka lebih disukai.

Secara keseluruhan, anak perempuan tetap menduduki peringkat tertinggi sebagai kelompok yang paling difavoritkan di berbagai kategori penilaian.

“Kebanyakan orangtua mungkin lebih mudah terhubung dengan satu anak dibandingkan anak lainnya, entah karena kepribadian, urutan kelahiran, jenis kelamin atau hal lain seperti minat yang sama,” ujar Jensen.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau