Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penantian 17 Tahun Almira Yudhoyono, Akhirnya Punya Adik Laki-laki

Kompas.com, 31 Maret 2026, 07:31 WIB
Nabilla Ramadhian,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

Konsultasi Tanya Pakar Parenting

Uraikan lika-liku Anda mengasuh anak jadi lebih simpel

Kenali soal gaya asuh lebih apik lewat konsultasi Kompas.com

KOMPAS.com - Kebahagiaan tak terhingga tengah dirasakan oleh Almira Tunggadewi Yudhoyono.

Putri sulung dari pasangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Annisa Larasati Pohan ini baru saja menyambut kelahiran adik laki-lakinya, Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono, di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta, Minggu (29/3/2026).

Momen ini menjadi sangat istimewa bagi gadis yang akrab disapa Aira tersebut. Pasalnya, kehadiran sang adik tercinta ini terwujud setelah ia menanti dan terbiasa hidup sebagai anak semata wayang selama 17 tahun hidupnya.

"Tentu sangat mendambakan seorang adik. Bisa menjadi teman juga sekaligus," ujar AHY dalam konferensi pers di RSPI, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Arti Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono, Anak Kedua AHY dan Annisa Pohan

Menyambut adik yang dinantikan belasan tahun

Sempat Pasrah Menjadi Anak Tunggal

AHY mengungkapkan, menjadi anak tunggal selama belasan tahun membuat Almira terbiasa dengan kesendiriannya di rumah.

Di saat teman-teman dan sepupunya bisa bermain, serta bertukar cerita dengan saudara kandung, ia harus mencari kesibukannya sendiri karena kedua orangtuanya juga memiliki jadwal yang padat.

Kondisi ini rupanya sempat membuat remaja yang tahun ini bersiap memasuki bangku perguruan tinggi tersebut mulai berdamai dengan kenyataan.

"Dia paham ternyata kami berdua tidak bisa segera memberikan adik bagi Almira, sampai mungkin titik tertentu ia merasa, 'ya sudah mungkin takdirnya menjadi anak tunggal'," tutur AHY.

Oleh karena itu, kabar kehamilan sang ibunda menjadi sebuah anugerah yang sangat mengejutkan bagi Almira, yang perlahan sudah mengubur impiannya untuk memiliki saudara.

"Nah tentunya juga surprised begitu mendengarkan kabar, 'insyaallah nanti akan punya adik beneran kali ini'," tambah sang ayah menggambarkan antusiasme anak pertamanya.

Baca juga: Penantian 17 Tahun, AHY dan Annisa Pohan Dikaruniai Anak Laki-laki

Annisa Pohan tampil elegan dalam maternity shoot kehamilan kedua bernuansa monokrom, dari gaun fitted hitam hingga dress longgar berkesan klasik.Instagram @annisayudhoyono Annisa Pohan tampil elegan dalam maternity shoot kehamilan kedua bernuansa monokrom, dari gaun fitted hitam hingga dress longgar berkesan klasik.

Siap bantu asuh sang adik

Dengan jarak usia yang membentang hingga 17 tahun, dinamika hubungan persaudaraan antara Almira dan adik laki-lakinya tentu akan terasa unik.

Ia tidak sekadar menjadi kakak perempuan, melainkan juga figur yang cukup dewasa untuk ikut membantu orangtuanya merawat AHY junior.

"Karena ia semakin dewasa, mudah-mudahan tentunya tidak menghalangi rasa sayangnya, bahkan semangat untuk turut mendidik adiknya yang terpaut usia cukup jauh tadi," ujar AHY.

Bagi AHY dan Annisa, kehadiran bayi laki-laki ini juga seolah menjadi pelipur lara yang datang di waktu yang sangat tepat. Di saat Almira bersiap untuk disibukkan dengan perkuliahan, rumah mereka tidak akan menjadi sepi berkat Arjuna.

"Kami sudah membayangkan, 'waduh kalau entar lagi ditinggal kuliah, bakal sepi rumah'. Tiba-tiba Allah itu benar-benar baik, memberikan di waktu yang terbaik menurut-Nya," ucap AHY penuh rasa syukur.

Baca juga: 9 Gaya Maternity Shoot Annisa Pohan di Kehamilan Kedua, Serba Monokrom

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau