Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Mengurangi Pegal Saat Mudik Jarak Jauh Pakai Mobil Pribadi

Kompas.com, 10 Maret 2026, 12:12 WIB
Selma Aulia,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi masyarakat yang mudik Lebaran menggunakan mobil pribadi dan menempuh perjalanan panjang selama berjam-jam, perlu memperhatikan kondisi tubuh agar tetap nyaman selama berkendara.

Pasalnya duduk terlalu lama di dalam mobil tanpa peregangan dapat memicu rasa pegal pada beberapa bagian tubuh, seperti punggung, leher, dan kaki.

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa membuat pengemudi cepat lelah dan menurunkan konsentrasi saat mengemudi.

Baca juga: Gaikindo Targetkan Penjualan Mobil 850.000 Unit pada 2026

Marcell Kurniawan, Training Director Real Driving Centre (RDC) mengatakan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa pegal saat perjalanan mudik menggunakan mobil.

Ilustrasi mudik bersama anak. Orangtua perlu mengatur pola tidur, pilihan makanan, dan menyiapkan mainan untuk anak-anak, agar mood-nya tidak berantakan selama perjalanan mudik.SHUTTERSTOCK Ilustrasi mudik bersama anak. Orangtua perlu mengatur pola tidur, pilihan makanan, dan menyiapkan mainan untuk anak-anak, agar mood-nya tidak berantakan selama perjalanan mudik.

“Pertama, pastikan lakukan stretching sebelum melakukan perjalanan mudik,” kata Marcell kepada Kompas.com, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, peregangan sebelum berkendara dapat membantu mempersiapkan otot agar tidak kaku saat harus duduk lama di dalam mobil.

“Kedua, lakukan fitting posisi duduk yang sesuai dengan ergonomi tubuh,” kata Marcell.

Menurut dia, posisi duduk yang tepat dapat membantu menjaga kenyamanan selama berkendara dan mengurangi tekanan pada beberapa bagian tubuh.

Baca juga: Denza Z9 GT Dipastikan Meluncur Semester II/2026

Selain itu, pengemudi juga disarankan untuk beristirahat secara berkala selama perjalanan jauh.

“Istirahat setiap 2 jam sekali, dan pastikan keluar dari kendaraan, berjalan, stretching atau sholat sehingga peredaran darah bisa lancar,” kata Marcell.

Saat menghadapi kemacetan, pengemudi juga tetap bisa melakukan gerakan ringan untuk menjaga tubuh tetap rileks.

“Lakukan stretching dan gerakan ringan di dalam kendaraan saat sedang macet,” kata Marcell.
Dengan menerapkan beberapa langkah tersebut, pengemudi diharapkan dapat mengurangi rasa pegal selama perjalanan mudik sehingga tetap nyaman dan fokus saat berkendara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau