Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Struktur Baterai EV Dirancang Tahan Benturan dan Panas

Kompas.com, 21 Maret 2026, 16:41 WIB
Muh. Ilham Nurul Karim,
Stanly Ravel

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Keamanan baterai pada mobil listrik kerap menjadi perhatian publik, terutama terkait risiko kebakaran.

Namun, di balik kekhawatiran tersebut, produsen kendaraan listrik sebenarnya telah merancang sistem baterai dengan standar keselamatan tinggi, termasuk untuk menghadapi benturan dan suhu ekstrem.

Menurut Cing Hok Rifin, baterai mobil listrik tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan energi, tetapi juga dilengkapi berbagai lapisan perlindungan untuk meminimalkan risiko saat terjadi insiden.

Baca juga: Lokasi Parkir Masjid Istiqlal saat Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H

"Struktur baterai EV itu sudah dirancang dengan berbagai lapisan proteksi, mulai dari casing kuat sampai thermal barrier yang mencegah panas menyebar ke sel lain," kata Rifin saat ditemui di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, baterai disusun dalam modul yang masing-masing memiliki pemisah atau sekat khusus. Fungsi komponen ini untuk menahan penyebaran panas jika salah satu sel mengalami gangguan.

Selain itu, posisi baterai yang berada di bawah kendaraan juga telah diperhitungkan dengan matang. Bagian bawah atau underbody dilindungi pelat khusus yang dirancang tahan benturan dari jalan, termasuk saat mobil melindas benda keras.

Baterai mobil listrik MGDok. MG Baterai mobil listrik MG

Tidak hanya itu, sistem pendingin baterai juga bekerja secara aktif untuk menjaga suhu tetap stabil. Ketika temperatur meningkat, sistem akan menyesuaikan kinerja agar panas tidak berlebihan.

Rifin menambahkan, baterai modern juga dilengkapi sistem ventilasi untuk mengalirkan gas jika terjadi kondisi abnormal. Arah pembuangan biasanya dirancang menjauh dari kabin demi menjaga keselamatan penumpang.

Dengan berbagai teknologi tersebut, risiko kebakaran akibat baterai sebenarnya dapat ditekan seminimal mungkin. Bahkan, dalam banyak kasus, sumber api justru berasal dari faktor eksternal, bukan dari baterai itu sendiri.

Baca juga: Potret Sunyi Jakarta di Hari Lebaran: “Pemain Inti” yang Tersisa

Baterai mobil listrik Toyota bZ4X. dok. Toyota Baterai mobil listrik Toyota bZ4X.

Karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa baterai mobil listrik telah melalui berbagai pengujian ketat, termasuk uji benturan dan panas, sebelum digunakan secara massal di jalan raya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau