Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Motor Listrik TAILG Percepat Ekspansi di Indonesia

Kompas.com, 27 Maret 2026, 16:21 WIB
Reni Susanti,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Merek kendaraan listrik roda dua asal China, TAILG, mempercepat ekspansinya di pasar otomotif Tanah Air.

Langkah ekspansi ini secara resmi ditandai melalui penyelenggaraan Grand Launching & Dealer Recruitment Summit.

Acara yang dihadiri deretan investor, mitra distribusi, dan pelaku industri dari berbagai wilayah di Indonesia ini bukan sekadar ajang perkenalan produk, melainkan sinyal kuat mereka siap bertarung di segmen mobilitas ramah lingkungan yang tengah naik daun.

Baca juga: Motor Listrik: Konsumen Makin Dewasa, Paham Untung Jangka Panjang

Motor listrik TAILGDok. TAILG Motor listrik TAILG

Incar "Kue" Triliunan Rupiah

Presiden Divisi Internasional TAILG, Chen Yingsheng, mengungkapkan bahwa program rekrutmen diler skala nasional ini adalah manuver strategis perusahaan untuk menangkap peluang emas.

Apalagi, sambung dia, potensi pasar kendaraan listrik di Indonesia ditaksir bernilai triliunan rupiah.

"Indonesia merupakan salah satu pasar kendaraan roda dua paling aktif di dunia dan menjadi fokus utama dalam strategi global perusahaan," ujar Chen dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (27/3/2026).

Baca juga: Arus Balik Lebaran, Transjakarta Tambah Armada dan Jam Operasional

Jadikan Indonesia Basis Penetrasi Asia Tenggara

Lebih lanjut, Chen menegaskan komitmen TAILG untuk tidak hanya berdagang, tetapi juga mendorong ekosistem mobilitas hijau di Tanah Air.

Hal ini akan diwujudkan lewat inovasi teknologi, suplai produk berkualitas, dan pembentukan sistem distribusi yang matang bersama mitra lokal.

Ambisi jangka panjangnya adalah menjadikan Indonesia sebagai sentral bisnis mereka di kawasan ASEAN.

Motor listrik TAILG unjuk gigi, pada pameran berikutnya RIndam Jaya.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Motor listrik TAILG unjuk gigi, pada pameran berikutnya RIndam Jaya.

"Ke depan, kami berharap membawa lebih banyak teknologi canggih dan produk berkualitas ke Indonesia, tumbuh bersama mitra lokal, serta menjadikan Indonesia sebagai basis penting untuk menjangkau seluruh Asia Tenggara," tegas Chen.

Bermodal Rekor Dunia dan Desain Stylish

Dalam acara tersebut, antusiasme peserta memuncak pada sesi test ride. Para calon diler dan investor berkesempatan menjajal langsung ragam lini produk TAILG.

Sorotan utama tertuju pada desain kendaraan yang stylish, performa motor, serta klaim daya jelajah baterai yang mumpuni.

“TAILG didirikan di Shenzhen pada 2003, produknya telah diekspor ke lebih dari 70 negara,” beber dia.

motor listrik TAILG mulai merambah sekgor Moge.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA motor listrik TAILG mulai merambah sekgor Moge.

Bahkan TAILG tercatat sebagai mitra proyek mobilitas listrik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sekaligus pemegang rekor Guinness untuk skuter listrik dengan daya jelajah terpanjang.

Saat ini, mereka mengoperasikan tujuh basis riset dan manufaktur di berbagai negara, termasuk fasilitas yang ada di Indonesia dan Vietnam.

Janji Percepatan Lokalisasi

Merespons dorongan kuat pemerintah terhadap ekosistem energi baru, Direktur Regional Indonesia TAILG, Chen Xinjie, meyakini bahwa pasar motor listrik dalam negeri sedang memasuki fase booming.

Untuk memenangkan persaingan, Chen Xinjie memaparkan bahwa TAILG akan memanfaatkan keunggulan rantai pasok global mereka untuk mempercepat proses lokalisasi di Indonesia.

Strategi ini mencakup pembangunan jaringan distribusi yang masif, penguatan identitas merek, hingga peningkatan sistem operasional retail guna memberikan dukungan bisnis yang komprehensif bagi para mitranya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau