Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arus Balik Lebaran, Transjakarta Tambah Armada dan Jam Operasional

Kompas.com, 27 Maret 2026, 15:21 WIB
Dio Dananjaya,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Menghadapi lonjakan mobilitas arus balik Lebaran 2026, PT Transjakarta menyiapkan sejumlah strategi untuk memastikan layanan tetap optimal.

Dari perpanjangan jam operasional, penambahan armada, hingga penguatan rute terintegrasi dengan stasiun dan terminal dilakukan guna mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang di akhir Maret.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan bahwa langkah ini difokuskan pada titik-titik kedatangan utama seperti stasiun kereta api dan terminal bus antarkota yang diprediksi menjadi pusat lonjakan arus balik.

Baca juga: Viral Mobil Pribadi Kena Tarif Golongan 4 Saat Bayar Tol, Jasamarga Minta Maaf

Sejumlah penumpang turun dari bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa (24/3/2026). Dinas Perhubungan DKI Jakarta memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 dengan armada bus terjadi pada 28 dan 29 Maret 2026 sehingga mereka menyiapkan berbagai layanan tambahan termasuk operasional bus TransJakarta di 14 koridor dan sebagian di antaranya beroperasi selama 24 jam. ANTARA FOTO/Salma Talita Sejumlah penumpang turun dari bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa (24/3/2026). Dinas Perhubungan DKI Jakarta memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 dengan armada bus terjadi pada 28 dan 29 Maret 2026 sehingga mereka menyiapkan berbagai layanan tambahan termasuk operasional bus TransJakarta di 14 koridor dan sebagian di antaranya beroperasi selama 24 jam.

“Berbeda dari operasional reguler, pada periode 13–29 Maret 2026, Transjakarta menitikberatkan pada konektivitas antarmoda atau first-last mile,” ujar Ayu, dalam keterangan tertulis (26/3/2026).

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Transjakarta meningkatkan frekuensi layanan pada rute-rute yang terhubung langsung dengan simpul transportasi hingga 20–50 persen dibanding hari biasa.

Selain itu, jam operasional juga diperpanjang hingga pukul 23.59 WIB, dengan penyesuaian pola operasi mengikuti jadwal kedatangan penumpang kereta api dan bus antarkota antarprovinsi (AKAP).

Baca juga: Denza D9 dengan Blade Battery 2.0 Mulai Dijual Akhir Bulan Ini

Arus balik Lebaran 2026 di GT KalikangkungJasa Marga Arus balik Lebaran 2026 di GT Kalikangkung

Sejumlah rute utama yang diperkuat antara lain layanan BRT Koridor 2A (Pulo Gadung–Rawa Buaya via Balaikota), 4D (Pulo Gadung–Kuningan), dan 7F (Kampung Rambutan–Juanda via Cempaka Putih).

Selain itu, layanan Angkutan Umum Integrasi (AUI) seperti Tanah Abang–Blok M, Senen–Tanah Abang, hingga Manggarai–Blok M juga mengalami peningkatan kapasitas.

Penguatan layanan ini difokuskan pada titik-titik strategis seperti Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Manggarai, Stasiun Tanah Abang, serta Terminal Pulo Gebang.

Baca juga: Sejumlah Jalan Ditutup Akibat Kunjungan PM Malaysia, Ini Rinciannya

Masyarakat yang hendak berangkat ke kota tujuan di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Jumat (30/12/2022).kompas.com / Nabilla Ramadhian Masyarakat yang hendak berangkat ke kota tujuan di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Jumat (30/12/2022).

Di lokasi tersebut, Transjakarta memastikan ketersediaan armada lebih banyak sekaligus mempercepat headway untuk menghindari penumpukan penumpang.

“Di lokasi tersebut, Transjakarta memastikan ketersediaan armada yang lebih tinggi dari hari biasa, sekaligus mempercepat headway untuk menghindari kepadatan penumpang,” katanya.

Selain penguatan rute integrasi, layanan 24 jam tetap dioperasikan pada koridor utama seperti Koridor 2 (Pulo Gadung–Monas), Koridor 4 (Pulo Gadung–Galunggung), Koridor 5 (Kampung Melayu–Ancol), Koridor 11 (Kampung Melayu–Pulo Gebang), dan Koridor 14 (JIS–Senen).

Baca juga: Cara Aman Pakai Google Maps agar Tidak Masuk Jalan Sempit

Bus Transjakarta Blok M-Bandara SoettaDok.Humas TransJakarta Bus Transjakarta Blok M-Bandara Soetta

Bahkan, secara khusus dilakukan penambahan 11 unit armada di Terminal Pulo Gebang pada periode 25–27 Maret 2026 sebagai respons terhadap puncak arus balik.

“Secara khusus, penambahan 11 unit armada di Terminal Pulo Gebang pada 25 hingga 27 Maret 2026 dilakukan sebagai respons terhadap puncak arus balik,” ucapnya.

Ayu menjelaskan bahwa strategi ini merupakan bentuk penyesuaian dari pola operasional normal menjadi operasi berbasis permintaan selama periode Lebaran.

Baca juga: Daftar MPV Listrik Premium di Indonesia, Ini Pilihannya

Wajah baru Halte Transjakarta Tanjung Duren, Jakarta Barat usai dilakukan perluasan dermaga, Jumat (26/12/2025)KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo Wajah baru Halte Transjakarta Tanjung Duren, Jakarta Barat usai dilakukan perluasan dermaga, Jumat (26/12/2025)

Ia menilai pola pergerakan pelanggan saat arus balik berbeda dibanding hari biasa, sehingga penguatan layanan pada rute-rute terintegrasi menjadi kunci kelancaran mobilitas.

“Dengan strategi ini, Transjakarta menegaskan perannya sebagai tulang punggung transportasi perkotaan yang terintegrasi, khususnya dalam momentum mobilitas tinggi seperti arus balik Lebaran,” ujar dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau