Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bus Transjakarta Blok M - Bandara Soeta Banyak Diminati Pemudik

Kompas.com, 27 Maret 2026, 16:41 WIB
Janlika Putri Indah Sari,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com -  PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mencatatkan tren positif pada layanan rute SH2 (Blok M – Bandara Soekarno-Hatta) selama periode musim mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Pembukaan rute ini merupakan inisiasi strategis dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan dari dan menuju jantung kota Jakarta melalui Terminal Blok M, hingga akses langsung ke Bandara Soekarno-Hatta.

 Berdasarkan data operasional periode 13 Maret hingga 25 Maret 2026, total pelanggan yang memanfaatkan rute SH2 mencapai 18.943 orang.

Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, mengatakan, pencapaian ini merupakan cerminan dari suksesnya langkah Pemprov DKI dalam mengintegrasikan mobilitas warga.

"Layanan rute SH2 ini adalah wujud nyata komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk memudahkan perjalanan masyarakat dari pusat kota langsung ke gerbang udara internasional kita. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan para pelanggan yang memilih rute ini selama musim Lebaran,” katanya dikutip dari keterangan resmi, Jumat (27/3/2026). 

Baca juga: Arus Balik Lebaran, Transjakarta Tambah Armada dan Jam Operasional

Melihat tren pertumbuhan yang sangat positif ini, Transjakarta  berkomitmen untuk terus meningkatkan standar layanan pada rute SH2 sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap mobilitas warga Jakarta. Ke depannya, beberapa langkah strategis telah disiapkan, diantaranya:

Transjakarta akan melakukan optimalisasi fasilitas di titik pemberhentian utama, baik di terminal Bandara Soekarno-Hatta maupun di Terminal Blok M.

Kemudian, guna memudahkan pelanggan yang membawa barang bawaan banyak, armada pada rute ini akan dilengkapi dengan area rak koper yang lebih mumpuni.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meluncurkan trayek baru Transjakarta rute Blok M - Bandara Soekarno - Hatta (Soetta) di terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (12/3). Transjakarta mengerahkan 14 unit bus dengan kode layanan SH2 untuk melayani rute Blok M - Bandara Soetta sepanjang 65,1 kilometer dengan estimasi perjalanan mencapai 121 menit melintasi 13 halte di Provinsi DKI Jakarta dan 10 halte di Kota Tangerang, Banten.Reza Pratama Putra Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meluncurkan trayek baru Transjakarta rute Blok M - Bandara Soekarno - Hatta (Soetta) di terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (12/3). Transjakarta mengerahkan 14 unit bus dengan kode layanan SH2 untuk melayani rute Blok M - Bandara Soetta sepanjang 65,1 kilometer dengan estimasi perjalanan mencapai 121 menit melintasi 13 halte di Provinsi DKI Jakarta dan 10 halte di Kota Tangerang, Banten.

Baca juga: Peran Pemerintah di Balik Prestasi Pebalap Indonesia di Dunia

"Transjakarta akan terus melakukan evaluasi dan inovasi sesuai arahan Pemprov DKI Jakarta. Kami ingin memastikan bahwa setiap perjalanan masyarakat, baik untuk keperluan bekerja maupun perjalanan mudik, dapat terlayani dengan aman, nyaman, dan terjangkau," kata Welfizon.

Selain itu, Transjakarta akan melakukan sinkronisasi jadwal keberangkatan bus dengan jadwal penerbangan (flight schedule) di Bandara Soekarno-Hatta demi memastikan ketepatan waktu bagi pelanggan.

Serta penguatan informasi layanan melalui kanal digital untuk memudahkan pelanggan memantau posisi armada dan estimasi waktu kedatangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau