Game Edukatif Buatan Mahasiswa ITB dan Telkom University Menangkan Kompetisi UNESCO

Kompas.com, 10 November 2025, 10:05 WIB
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Penulis

KOMPAS.com - Tim asal Indonesia yang terdiri dari enam mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Telkom University memenangkan kompetisi UNESCO Youth Hackathon 2025.

Acara ini berlangsung di Kolombia akhir Oktober lalu. UNESCO Youth Hackathon merupakan ajang inovasi global yang mendorong pemuda untuk membeikan solusi digital inovatif dalam melawan misinformasi, serta penggunaan media yang bertanggunng jawab.

Kemenangan tim asal Indonesia ini diraih setelah mereka merancang proyek berupa game interaktif dan edukatif bernama MIL Point. Game ini dibuat untuk memerangi hoaks dan misinformasi yang marak saat ini.

Yang menarik, game ini akan hadir di dalam sebuah layar portabel bernama MIL Box, yang akan ditempatkan di beberapa area publik yang tersebar di sejumlah kota di Indonesia.

Dengan MIL Box, pengunjung akan bisa memainkan game sederhana. Game ini akan menguji kemampuan mereka untuk mendeteksi hoaks, misinformasi, dan miskonsepsi.

Baca juga: WhatsApp Siapkan Fitur Mirip Reverse Image Search untuk Tangkal Hoaks

Mereka juga akan mendapatkan informasi terverifikasi yang meluruskan informasi keliru tersebut. Setelah mendapatkan informasi yang terverifikasi dan akurat, mereka bisa membaginya ke lebih banyak orang.

4 fitur utama MIL Point

Ilustrasi aplikasi web MIL Point, game edukatif dan interaktif untuk meningkatkan literasi demi meminimalisasi hoaks dan misinformasi.MIL Point Ilustrasi aplikasi web MIL Point, game edukatif dan interaktif untuk meningkatkan literasi demi meminimalisasi hoaks dan misinformasi.

Selain diakses di layar portabel MIL Box, game MIL Point juga bisa diakses langsung di smartphone, laptop, atau tablet.

Caranya adalah dengan mengakses aplikasi web MIL Point di URL “mil-point.vercel.app“ atau tautan berikut.

Pengguna akan diminta untuk mendaftar/registrasi akun lebih dulu sebelum memainkannya. Ada empat fitur utama MIL Point, yakni:

  1. Feed, yakni aliran konten berisi berita yang terverifikasi.
  2. Prebunk Games, yakni permainan untuk melatih kemampuan mengenali dan memeriksa fakta.
  3. Debate Point, yakni sebuah forum diskusi terbuka.
  4. Leaderboard, yakni papan peringkat dan sistem reward bagi pemain yang paling banyak mengumpulkan poin.

Baca juga: YouTube Uji Coba Fitur Penangkal Hoaks, Mirip Punya X Twitter

“Dengan menggabungkan kegiatan offline interaktif dan pembelajaran digital, MIL Point bertujuan menciptakan ekosistem yang menyenangkan, inklusif, dan mendorong pola pikir kritis serta perilaku bermedia yang bertanggung jawab di semua generasi,” kata Wynneth Artdelyn Jees, Project Lead MIL Point dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno.

Dikembangkan selama 2 minggu

Tim Indonesia yang merancang MIL Point beranggotakan Wynneth Artdelyn Jees, Jesseline Carolee Sabas, Vinnidhiaty Gradelyn Jees, Jonathan Emmanuel Saragih, Bagas Kalih dan Guntur Oktavianto Nugroho.
MIL Point Tim Indonesia yang merancang MIL Point beranggotakan Wynneth Artdelyn Jees, Jesseline Carolee Sabas, Vinnidhiaty Gradelyn Jees, Jonathan Emmanuel Saragih, Bagas Kalih dan Guntur Oktavianto Nugroho.

Enam mahasiswa ITB dan Telkom University yang merancang MIL Point beranggotakan Wynneth Artdelyn Jees, Jesseline Carolee Sabas, Vinnidhiaty Gradelyn Jees, Jonathan Emmanuel Saragih, Bagas Kalih, dan Guntur Oktavianto Nugroho.

MIL Point dikembangkan selama dua minggu periode Hackathon, di mana tim melakukan riset, brainstorming, membuat prototipe, hingga sesi pitching.

Ide pembuatan MIL Point berangkat dari kegundahan akan maraknya hoaks dan misinformasi di berbagai platform online, terutama dengan popularitas AI yang kian mudah digunakan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau