5 HP Ini Bentuknya Mirip iPhone 17 Air, Harga Lebih Murah

Kompas.com, Diperbarui 17/03/2026, 21:05 WIB
Marsha Bremanda,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Desain ponsel tipis kini menjadi tren di industri smartphone. Sejumlah vendor berbondong-bondong menghadirkan perangkat yang menonjolkan bodi ramping dan bobot ringan. 

Tren ini semakin mencuri perhatian setelah Apple merilis iPhone Air, yakni iPhone dengan desain paling tipis yang pernah dibuat perusahaan tersebut. 

Namun, seperti lini iPhone flagship lainnya, iPhone 17 Air juga dibanderol dengan harga yang relatif tinggi, bahkan sampai di atas Rp 20 juta.

Meski demikian, ada sejumlah ponsel Android yang juga tipis dan memiliki tampilan belakang serupa iPhone 17 Air tetapi dijual dengan harga lebih terjangkau.

Berdasarkan pengamatan KompasTekno, beberapa vendor tersebut datang dari Honor, Tecno, Nubia, dan Realme. Berikut rincian daftarnya. 

Daftar HP Android yang mirip iPhone 17 Air

1. Honor Magic8 Pro Air

Honor Magic8 Pro Air rilis di China dengan desain yang mirip iPhone AirHonor Honor Magic8 Pro Air rilis di China dengan desain yang mirip iPhone Air

Honor membuka tahun 2026 dengan merilis Magic8 Pro Air, HP "kembaran" iPhone 17 Air. Disebut "kembar" karena HP ini memiliki bodi tipis dan punya modul kamera belakang horizontal, seperti iPhone Air. 

Ponsel ini memiliki ketebalan 6,1 milimeter dan bobot 155 gram. Sebagai pembanding, iPhone Air memiliki ketebalan 5,6 mm dan bobot 165 gram. Honor Magic8 Pro Air sendiri dirilis pada Januari 2026 lalu di China. 

Honor Magic8 Pro Air dipasarkan mulai dari harga 4.999 yuan atau sekitar 12,1 juta. Harga ini jauh lebih murah dibanding iPhone Air yang dibanderol mulai dari Rp 21 jutaan. 

Baca juga: Honor Gandeng ARRI, Produsen Kamera Spesialis Video Sinematik

2. Tecno Pova Slim

Tecno perkenalkan dua ponsel tipisnya, Tecno Spark Slim dan Tecno Pova SlimTecno Tecno perkenalkan dua ponsel tipisnya, Tecno Spark Slim dan Tecno Pova Slim
Tecno juga menghadirkan ponsel tipis melalui Tecno Pova Slim. Perangkat ini memiliki bodi ramping dengan ketebalan sekitar 5,95 mm. Desain modul kameranya berbentuk kapsul horizontal yang membentang dari sisi atas ponsel. 

Modul tersebut memuat dua kamera dengan kamera utama 50 MP, serta lampu flash LED di bagian tengah. Secara sekilas, desain modul kamera ponsel ini mengingatkan pada konsep iPhone Air. 

Soal harga, Tecno Pova Slim dijual dengan harga 19.999 rupee atau sekitar Rp 3,6 jutaan. Banderol tersebut terpaut cukup jauh dari iPhone Air yang dipasarkan mulai dari Rp 21 jutaan. 

3. Nubia Air

Nubia Air dibekali tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera depth 4 MP, dan lensa tambahan 0,08 MP. GSM Arena Nubia Air dibekali tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera depth 4 MP, dan lensa tambahan 0,08 MP.

Nubia Air menjadi salah satu ponsel buatan Nubia yang punya desain mirip iPhone Air. Smartphone ini memiliki bodi ramping dengan ketebalan hanya 6,7 mm. Titik tertipisnya adalah 5,9 mm dan terletak di bagian rangka tengah (midframe).

Di bagian belakang, Nubia Air membawa modul kamera berbentuk pil horizontal di bagian belakang atau punggung ponsel. Desain ini membuat tampilannya sekilas mirip seperti iPhone Air. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau