Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bandara Ngurah Rai Buka Rute Baru ke Mumbai, Perkuat Konektivitas Bali–India

Kompas.com, 23 Oktober 2025, 12:01 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

Sumber Antara

KOMPAS.com - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, kembali menambah konektivitas penerbangan internasionalnya dengan dibukanya rute baru langsung ke Mumbai, India.

Penerbangan ini dioperasikan oleh maskapai IndiGo Airlines, yang resmi melakukan penerbangan perdana pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, mengatakan bahwa dengan beroperasinya rute baru ini, kini Bali terhubung langsung dengan tiga kota besar di India, yaitu Mumbai, New Delhi, dan Bengaluru.

Baca juga: Aturan Baru Berwisata ke India, Turis Wajib Isi Kartu E-Arrival

“Beroperasinya rute Mumbai oleh IndiGo menambah konektivitas antara India dan Pulau Bali. Hal ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan pariwisata dan ekonomi antara kedua negara,” ujar Ahmad Syaugi dilansir dari Anatara, Senin (20/10/2025).

Penerbangan perdana penuh penumpang

Pada penerbangan perdananya, pesawat Airbus A320 milik IndiGo Airlines dengan nomor penerbangan 6E 1607 mendarat di Bandara Ngurah Rai pukul 16.00 WITA, membawa 173 penumpang dari Mumbai.

Pesawat tersebut kemudian kembali ke India pada pukul 17.45 WITA dengan nomor penerbangan 6E 1608.

Rute ini akan beroperasi setiap hari secara reguler, menambah opsi perjalanan bagi wisatawan dari dan menuju India.

Dorong kunjungan wisatawan India ke Bali

India merupakan salah satu pasar wisatawan potensial bagi Bali. Sepanjang tahun 2025, tercatat 438.646 wisatawan asal India masuk melalui Bandara Ngurah Rai, meningkat 8 persen dibanding tahun 2024.

Angka tersebut menempatkan India di posisi tiga besar negara asal wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pulau Dewata.

Baca juga: Museum Terbesar di Dunia Bakal Terletak di India, Punya 30.000 Koleksi

“Dengan adanya penerbangan langsung Mumbai–Denpasar, kami berharap semakin banyak wisatawan India yang menjadikan Bali sebagai destinasi utama liburan mereka,” tambah Ahmad Syaugi.

Total 58 rute yang dilayani Bandara Ngurah Rai

Dengan tambahan rute baru ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai kini melayani 37 rute internasional ke berbagai negara dan 21 rute domestik, atau total 58 rute penerbangan aktif.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), DOK. ANGKASA PURA INDONESIA Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports),

Pengelola bandara juga berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Bali melalui peningkatan aksesibilitas udara.

Baca juga: Kuil Murugan Jakarta, Hasil Dedikasi Seniman India yang Bekerja Sukarela

Langkah ini menandai semakin kuatnya posisi Bandara Ngurah Rai sebagai hub utama penerbangan internasional di Indonesia bagian timur, serta memperkuat peran Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia yang terhubung langsung dengan berbagai kota besar di Asia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau