Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Turis Terjebak di Kerusuhan Meksiko, Tak Boleh Keluar Resor hingga Tak Bisa Pulang

Kompas.com, 24 Februari 2026, 13:11 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Ayunda Pininta Kasih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kerusuhan di Meksiko meluas pascetewasnya gembong narkoba paling dicari di Meksiko, “El Mencho”.

Bahkan pada Minggu (22/2/2026) pemerintah mengimbau turis yang berada di kawasan kota tepi laut Meksiko, Puerto Vallarta untuk tidak keluar dari resor karena akan terjadi bentrokan di daerah tersebut.

Dilansir dari Fox 35 Orlando, dalam foto dan video yang dibagikan Fox News Digital, memperlihatkan kepulauan asap hitam pekat yang menyelimuti cakrawala kota. Tepatnya di kawasan Pantau Pasifik Meksiko, di negara bagian Jalisco.

Baca juga: Meski Negara Tropis, Indonesia Sabet Juara 2 Lomba Patung Salju Sapporo 2026

Tetap berada di resor

Turis yang menginap di resor yang ada di kawasan tersebut mengaku mereka diminta untuk tetap berada di dalam resor, tanpa ada alasan yang diberikan secara langsung.

Tidak hanya itu, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat juga mengeluarkan peringatan perjalanan untuk beberapa wilayah di Meksiko pada Minggu (22/2/2026) sore.

Pemerintah AS mendesak warga AS yang ada di Meksiko untuk tetap berada di tempat tinggal mereka sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Alasannya, karena adanya operasi keamanan yang sedang berlangsung, jalan diblokade, dan aktivitas kriminal tengah memanas di sana.

Peringatan ini dikeluarkan untuk sebagian wilayah negara bagian Jalisco, termasuk Puerto Vallarta, Chapala, dan Guadalajara.

Lalu, di negara bagian Tamaulipas, termasuk Reynosa dan kota-kota lainnya. Serta wilayah negara bagian Michoacan, Guerrero, dan Nuevo Leon.

Baca juga: Imbas Kerusuhan di Meksiko, Turis Terjebak Tak Bisa Pulang

Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, mengumumkan dalam sebuah unggahan di X bahwa pasukan federal melakukan "operasi" di kota Tapalpa pada Minggu pagi, yang menyebabkan "bentrokan" di daerah tersebut.

"Sebagai akibat dari operasi tersebut, di berbagai titik di wilayah itu, dan di bagian lain Jalisco, sejumlah individu telah membakar dan memblokir kendaraan dengan tujuan menghalangi tindakan pihak berwenang," tulis Navarro dalam unggahan berbahasa Spanyol.

Dalam beberapa unggahan, Navarro juga menulis "insiden kekerasan telah meluas" dan "blokade telah bergeser" seiring pemerintah dan penegak hukum berupaya melindungi warga negara.

Navarro menambahkan bahwa pemerintah telah memberlakukan " Kode Merah " untuk menjaga keselamatan publik.

"Kami kembali mengingatkan untuk menghindari meninggalkan rumah. Bentrokan terjadi di beberapa wilayah federal," tulis Navarro.

Sebelumnya, diberitakan Kompas.com (24/2/2026) bentrokan di Meksiko ini bermula dari tewasnya gembong narkoba paling dicari di Meksiko, “El Mencho".

Baca juga: Rute KRL Jakarta akan Diperpanjang sampai Cikampek dan Sukabumi pada 2026

Halaman:


Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau