Kata Travis, kawasan kota saat ini dipenuhi bau seperti bau karet terbakar. Ia juga mengatakan, saat ini ia dan turis lainnya dilanda ketidakpastian.
Sebab, tidak ada kepastian sampai kapan fase karantina ini akan berlangsung, belum ada informasi berapa lama bandara tidak beroperasi. Ia juga mempertanyakan jalan keluar dari situasi ini.
Travis menuturkan, sebagian besar turis lainnya hanya bisa sabar dan memahami hal-hal yang berada di luar kendali mereka.
"Saya sangat berharap semua orang di kota ini, semua orang di negara ini, dapat merasakan kehidupan normal dan dapat merasakan tingkat keamanan tertentu setelah ini," ujar Travis.
Sementara itu, turis AS bernama Priscilla mengatakan dirinya sempat terpisah dengan putranya karena situasi yang memanas.
Priscilla menuturkan, putranya bermalam di rumah sepupu yang berada sekitar 20 menit dari hotel mereka. Ia tidak bisa menjemput putranya karena situasi yang tidak kondusif.
Priscilla menuturkan, ia melihat beberapa kendaraan dibakar oleh anggota kartel yang diduga berada di dekat sana, jalanan yang kosong, dan hanya suara ambulan yang terdengar.
"Saya sudah berkunjung ke Meksiko sepanjang hidup saya, sejak saya masih kecil, dan saya belum pernah mendapati hal seperti ini," katanya.
Untuk diketahui, Nemesio “El Mencho” Oseguera Cervantes merupakan pemimpin lama Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), salah satu organisasi kriminal paling berpengaruh dan ditakuti di Meksiko.
Ia tewas dalam operasi militer terarah di kota Tapalpa, negara bagian Jalisco pada Minggu (22/2/2026).
Dalam operasi tersebut, El Mencho dilaporkan mengalami luka parah akibat baku tembak antara pengawal pribadinya dan pasukan komando militer yang dikerahkan untuk menangkapnya.
Ia pun meninggal dunia saat dievakuasi dari Tapalpa menuju ibu kota, Mexico City.
Hanya beberapa jam setelah kabar kematiannya diumumkan, anggota kartel yang diduga berafiliasi dengannya melancarkan aksi yang dikenal sebagai narcobloqueos atau blokade jalan oleh kelompok kriminal.
Mereka membajak dan membakar bus, truk, serta merusak sejumlah bangunan usaha di wilayah Jalisco dan daerah sekitarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang