KOMPAS.com - Stasiun Cikini di Jakarta Pusat semakin ramah bagi penyandang disabilitas dan lansia. Kini, stasiun tersebut memiliki fasilitas platform lift.
Platform lift merupakan lift terbuka yang dipasang di tangga untuk memudahkan penumpang bergerak naik maupun turun dan ditujukan bagi lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Terutama pengguna kursi roda dapat lebih mudah mengakses area peron serta keluar-masuk stasiun tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan petugas atau pengguna lain.
Platform lift di Stasiun Cikini menghubungkan beberapa lantai di stasiun, mulai dari lantai dasar menuju area tap-in hingga ke peron keberangkatan.
Baca juga: Promo Tiket Kereta Api Lebaran 2026, Jakarta-Yogyakarta Mulai Rp 500.000
“Satu unit telah terpasang di lantai dasar sisi selatan, sementara dua unit lainnya berada di lantai satu menuju peron stasiun jalur 1 dan jalur 2,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2026).
Kapasitas angkut maksimal alat ini adalah seberat 250 kilogram atau setara dengan dua orang dewasa dan satu kursi roda.
Sistem pelipatan dilakukan secara otomatis, dan dalam keadaan darurat, lift akan berhenti serta mengunci secara otomatis.
Karina menambahkan, fasilitas ini telah melalui proses sertifikasi teknis dan uji coba operasional untuk memastikan seluruh sistem berjalan aman sesuai standar yang berlaku.
Baca juga: Ide Liburan Hemat, Ini Rute Kereta Api Lokal dengan Pemandangan Indah
Platform lift bisa digunakan dengan bantuan petugas stasiun. Bagi penumpang kereta yang membutuhkan fasilitas ini, bisa menghubungi petugas di stasiun.
Fasilitas platform lift di Stasiun Cikini ditujukan bagi lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas, terutama pengguna kursi roda dapat lebih mudah mengakses area peron serta keluar-masuk stasiun tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan petugas atau pengguna lain.“Petugas yang telah terlatih akan mendampingi dan mengoperasikan platform lift ini,” tambah Karina.
Lebih lanjut, Direktur Utama KAI Commuter, Mochamad Purnomosidi, mengatakan bahwa pemasangan platform lift selanjutnya akan diprioritaskan di stasiun dengan volume penumpang tinggi dan belum memiliki fasilitas lift, seperti Stasiun Manggarai.
“Nanti kita prioritaskan, kita kan punya data. Satu, yang belum ada liftnya, yang kedua, yang volume penumpangnya terbanyak,” kata dia, seperti dilaporkan Kompas.com.
Baca juga: Kereta Api Favorit Lebaran 2026, KA Joglosemarkerto Jadi Primadona
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang