Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tips Merapikan Kulkas agar Tidak Bau

JAKARTA, KOMPAS.com - Kulkas atau lemari pendingin menjadi salah satu tempat penyimpanan bahan makanan sehari-hari.

Bahkan, terkadang bahan makanan terlalu menumpuk di dalam kulkas dan mengakibatkan makanan membusuk sehingga menyebarkan bakteri ke makanan lainnya.

Belum lagi, karena terlalu menumpuk, kulkas menjadi lebih tidak teratur dan berantakan. Hal ini bisa menyebabkan bau tak sedap keluar dari kulkas karena terlalu banyak menyimpan bahan makanannya yang telah membusuk.

Dilansir dari The Spruce, Sabtu (7/11/2020), ada beberapa cara untuk membuat kulkas rapi dan terhindari dari bakteri.

1. Kelompokkan Makanan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah kelompokan jenis makanan yang serupa di dalam lemari es. Hal ini akan mempermudah Anda untuk melihat bahan makanan apa saja yang masih tersedia dan sudah tidak.

Sehingga, Anda bisa membeli bahan makanan sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebih.

2. Sesuai dengan Rak

Letakkan daging, ikan, serta bahan daging lainnya di rak setelah freezer kemudian letakkan sayuran dan buah di dalam laci paling bawah atau crisper.

Yang perlu diingat adalah jangan meletakkan buah yang telah dikupas di dalam crisper karena akan mengubah warna buah.

Hindari meletakkan susu, telur, dan keju pada pintu kulkas, sebab pintu kulkas selalu terbuka dan tertutup sehingga menyebabkan bahan makanan itu lebih cepat basi.

3. Posisi

Letakkan bahan makanan yang tidak selalu dipakai di bagian paling belakang. Hal ini akan memudahkan Anda saat ingin menggunakannnya.

4. Gunakan Wadah

Daripada langsung memasukkan bahan makanan ke dalam kulkas dan membuatnya terlihat lebih berantakan, lebih baik Anda menggunakan wadah untuk beberapa bahan makanan yang bisa diletakkan di dalamnya. Sehingga, di dalam kulkas lebih tertata dengan rapi.

Agar tidak selalu membeli bahan makanan, Anda bisa menuliskan apa saja yang habis, dan apa saja yang masih ada di dalam kulkas. Hal ini menghindari penumpukan bahan makanan di dalam kulkas.

6. Bersihkan Kulkas Secara Berkala

Tidak berarti sudah merapikan kulkas menjadikan kulkas Anda terlihat selalu rapi. Anda harus tetap merapikan kulkas secara berkala. Buang bahan makanan yang sudah kadaluarsa, atau sudah tidak layak digunakan.

https://www.kompas.com/homey/read/2020/11/07/152000976/tips-merapikan-kulkas-agar-tidak-bau

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com