Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tips Menghilangkan Bau di Dapur dan Kamar Mandi

JAKARTA, KOMPAS.com—Bau tak sedap bisa saja keluar dari dapur dan kamar mandi. Hal ini seringkali sulit dihilangkan walau sudah dibersihkan.

Bau tak sedap di dapur dan kamar mandi membuat kamar mandi yang bersih terkesan kotor dan jorok. Aromanya bahkan bisa memengaruhi aroma dari rumah.

Berikut adalah jenis bau dan bagaimana cara menghadapinya seperti dilansir dari Home Guides, Sabtu (18/9/2021). 

1. Bau pada tempat sampah

Ketika sedikit makanan tersangkut di antara sela-sela atau bagian penutup tempat pembuangan sampah, maka ini tidak lama lagi ini akan menjadi bau.

Untuk mencegah bau menumpuk di tempat sampah, kamu harus membersihkan tempat sampah dengan air mengalir selama 20 detik setelah digunakan. Bila perlu, bersihkan juga dengan air sabun dan sikat.

Setelah kering, letakkan potongan lemon ke dalam tempat sampah, lalu biarkan selama 20 detik. Kemudian bilas kembali dengan air dan tutup tempat sampah dengan benar.

2. Bau di wastafel dapur

Limbah makanan bisa saja tersangkut pada saluran pembuangan. Limbah seperti daun seledri atau duri ikan, bisa saja tersangkut dan menyebabkan bau.

Untuk mengatasinya, kamu bisa membunuh bakteri penyebab bau dengan menuangkan 1/2 cangkir soda kue ke saluran pembuangan diikuti dengan air hangat.

Jika masalah terus berlanjut, kamu mungkin harus membongkar saluran pembuangan dan membersihkan limbah yang tersangkut.

Tak perlu pembongkaran besar-besaran, kamu hanya perlu membongkar leher angsa lalu siapkan ember untuk menampung air dan kotoran yang terperangkap di dalamnya.

Jika sudah, pasang kembali leher angsa dan bau dari wastafel akan segera hilang.

3. Bau di kamar mandi

Bau yang berasal dari wastafel kamar mandi bisa jadi merupakan hasil pertumbuhan bakteri yang tersangkut pada rambut, sabun, dan limbah kamar mandi lainnya, dan jika demikian, membersihkan dan menuangkan soda kue ke saluran pembuangan adalah cara yang efektif.

Namun, jika saluran pembuangan memiliki bau belerang khas yang berasal dari saluran


pembuangan, penyebab dan cara mengatasinya tentu berbeda.

Ventilasi yang menjadi saluran pembuangan kamar mandi - dan mungkin juga ventilasi lain di rumah bisa saja tersumbat. Dan jika ini masalahnya, kamu mungkin harus mengurutkannya dari atap.

4. Membersihkan ventilasi

Tujuan ventilasi pipa adalah untuk memungkinkan udara masuk ke dalam pipa untuk mencegah pengosongan saluran pembuangan, dan jika rumahmu menggunakan satu ventilasi dengan seluruh pipa bagian atas dan saluran pembuangan yang terhubung, bisa saja bagian atap kemasukan daun atau ranting kecil yang menyumbat saluran pembuangan.

Jika tersumbat oleh dedaunan atau puing-puing saluran pembuangan bisa menjadi bau dan pembuangan air menjadi lamban.

Solusinya mungkin sesederhana memanjat atap dan menarik puing-puing dari lubangnya. Jika kamu tidak melihat kotoran apa pun, semprotkan air ke lubang ventilasi dan bersihkan.

https://www.kompas.com/homey/read/2021/09/18/210538476/tips-menghilangkan-bau-di-dapur-dan-kamar-mandi

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com