Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

7 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan pada Meja Granit

Selain itu, granit hadir dalam berbagai warna dan gaya yang dapat disesuaikan dengan berbagai desain atau gaya rumah. 

Meski demikian, meja granit bisa mengalami ragam masalah, seperti tergores, noda, retak, bahkan rusak. Masalah-masalah pada meja granit ini terjadi tak lain karena kesalahan yang dilakukan, bahkan tidak menyadarinya. 

Disadur dari Real Simple, Senin (21/10/2024), berikut beberapa hal tidak boleh dilakukan pada meja granit.

Hal ini terutama berlaku untuk cairan yang bersifat asam, seperti kopi, anggur, jus jeruk, atau saus tomat.

"Cairan asam dapat menodai etsa ke permukaan atas meja granit," jelas Brandon Walker, Manajer Konstruksi di ASAP Restoration--penyedia jasa restorasi rumah di Arizona, AS.

Bahkan meski telah memakai sealant, tumpahan ini dapat membuat granit menjadi keropos. Jadi, segera membersihkan tumpahan untuk menghindari kerusakan jangka panjang. 

Membiarkan tumpahan minyak

Selain cairan asam, membiarkan tumpahan minyak menetap juga menjadi hal yang tidak boleh dilakukan pada meja granit. 

Walker menjelaskan meja granit terlihat seperti permukaan yang benar-benar datar dan kedap air, tetapi sebenarnya cukup keropos. 

Seiring waktu, noda minyak itu dapat merembes ke lapisan atas batu dan menjadi noda permanen yang tidak dapat dihilangkan dengan pelarut dan metode rumah tanga biasa.

"Jadi, jika menumpahkan minyak di atas meja granit, pastikan menyekanya dan membersihkan meja sebelum meninggalkannya atau noda tidak akan menghilang," saran Walker. 

Menggunakan pembersih abrasif

Saat membersikan tumpahan, penting memperhatikan metode pembersihannya.

Wood memperingatkan tidak menggunakan pembersih abrasif dan spons saat membersihkan meja granit. "Granit tahan lama, tetapi tidak kebal terhadap goresan," katanya.

Wood menyarankan tidak menggunakan zat pembersih keras, seperti cuka, asam klorida, atau pemutih, karena dapat memecah sealant seiring waktu.

Menurut Matthew Coates, mitra pengelola di Coates Design Architects + Interiors--perusahaan desain arsitektur di Washington, AS--menambahkan air perasan lemon ke dalam daftar bahan pembersih keras karena dapat menyebakan sealant aus.

"Sealant melindungi granit, membuatnya lebih rentan terhadap pewarnaan dan kerusakan seiring waktu. Jika itu terjadi, bagian batu yang lebih lembut akan keropos pada tingkat mikroskopis," ujar Coates.

Walhasil, muncul noda yang terukir secara fisik dan permanen di meja. Satu-satunya cara menghilangkan jenis noda ini adalah memperbaiki atau mengasah semua permukaan.

Untuk membersikan meja granit dengan aman, Coates merekomendasikan menggunakan pembersih dengan pH seimbang yang lembut. Campuran sederhana hanya air hangat dan sabun cuci piring ringan. 

Wood mengatakan granit sensitif terhadap paparan panas ekstrem yang berulang kali. Misalnya, kebiasaan meletakkan peralatan masak panas langsung di atas meja granit dapat secara bertahap melemahkan sealant dan membuat granit lebih rentan terhadap pewarnaan. 

Untuk menghindarinya, Wood menyarankan menggunakan rak atau alas saat meletakkan alat panas di atas meja granit. 

"Granit tahan panas sampai suatu titik, tetapi panas ekstrem dapat menyebabkan guncangan termal, yang dapat menyebabkan retakan pada batu, terutama di sepanjang urat apa pun," imbuh Coates.

Coates juga menyarankan menggunakan trivet atau bantalan panas di bawah peralatan masak apa pun sebelum diletakkan di atas meja granit. 

Menggunakan benda tajam

Meja granit bukan balok pemotong dan bisa tergores jika digunakan sebagai talenan.

Coates mengatakan praktik ini juga sangat buruk untuk pisau dan dapat menumpulkannya dengan cepat. Jadi, sebaiknya, menggunakan talenan daripada memotong bahan masakan langsung di atas meja.

Pisau dan bahan abrasif, seperti wol baja, dapat menyebabkan goresan mikro pada meja granit. "Goresan mikro ini tidak hanya merusak kontinuitas tekstur permukaan, tapi juga membuka celah untuk air dan elemen lain yang lebih merusak meja," ucapnya. 

Walker mengatakan abrasi kecil memungkinkan asam dan bahan kimia pembersih menembus permukaan yang disegel. Kemudian, cairan akan masuk lebih dalam ke lapisan grant yang lebih berpori sehingga merusak semua lempengan. 

Berdiri di atas meja

Terakhir, hal yang tidak boleh dilakukan pada meja granit adalah berdiri di atas meja. 

Jika pernah berdiri di atas meja untuk mengganti bola lampu atau meraih sesuatu di rak yang lebih tinggi, berhenti melakukannya. 

"Granit adalah batu, tetapi itu tidak berarti dapat menopang berat di atasnya tanpa beberapa masalah," ujar Walker.

Jika meja granit dipasang dengan benar, kemungkinan Anda masih bisa berdiri  di atasnya. Namun, apabila meja granit tidak dipasang dengan benar atau struktur terdegradasi seiring waktu, itu dapat membahayakan serta merusak meja. 

Jadi, hindari berdiri di meja granit dan tidak terlalu menekankan berat pada satu titik sehingga tidak memecahkan lempengan," saran Walker. 

https://www.kompas.com/homey/read/2024/10/21/124255376/7-hal-yang-tidak-boleh-dilakukan-pada-meja-granit

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com