Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tanaman Bugenvil Sulit Berbunga? Ini 3 Penyebabnya

KOMPAS.com - Bugenvil, yang sering dikenal dengan nama bunga kertas, merupakan salah satu tanaman hias tropis paling populer di Indonesia. 

Selain indah, bugenvil juga terkenal mudah dirawat serta memiliki periode berbunga yang panjang. Bahkan, dalam kondisi ideal, tanaman ini bisa menghasilkan bunga berbulan-bulan terutama di musim kemarau.

Namun, meskipun tergolong tanaman yang tangguh, tidak jarang bugenvil juga sulit berbunga. Alih-alih menampilkan bunga berwarna-warni, yang tumbuh justru hanya dedaunan lebat. 

Dilansir dari Homes and Gardens, berikut adalah beberapa penyebab bugenvil sulit berbunga:

Terlalu sering disiram

Banyak orang mengira bahwa semakin sering menyiram tanaman, semakin sehat pula pertumbuhannya. Padahal, bugenvil justru lebih menyukai kondisi tanah yang kering di antara waktu penyiraman. 

Jika disiram terlalu sering, tanaman ini memang akan terlihat subur dengan daun hijau lebat, tetapi proses pembungaannya bisa terhambat.

Menurut Bert Bast, pakar tanaman dari Bast Brothers Garden Center, kelembapan berlebih pada tanah membuat bugenvil lebih fokus menumbuhkan daun dibanding bunga. 

Oleh karena itu, cara terbaik adalah menyiramnya hanya sekali seminggu, dengan memastikan air benar-benar meresap ke dalam tanah. Setelah itu, biarkan media tanam mengering sebelum penyiraman berikutnya.

Kekurangan cahaya matahari 

Sebagai tanaman tropis, bugenvil membutuhkan sinar matahari langsung minimal enam jam setiap hari. Jika diletakkan di tempat yang teduh atau kurang cahaya, tanaman ini akan sulit berbunga. 

Tanda yang paling mudah dikenali adalah batang bugenvil yang memanjang dengan jarak antar daun lebar. Kondisi ini menunjukkan tanaman sedang berusaha mencari sumber cahaya.

Untuk mengatasinya, pindahkan bugenvil ke area yang lebih terbuka dan terkena sinar matahari penuh. Misalnya, halaman depan, atap teras, atau sudut taman yang tidak terhalang pohon lain. 

Pemupukan yang berlebihan

Pupuk memang penting untuk menunjang pertumbuhan bunga bugenvil, tetapi pemupukan yang berlebihan justru bisa menjadi penyebab tanaman ini tidak berbunga. 

Hal ini karena nutrisi yang terlalu banyak, terutama nitrogen, membuat bugenvil lebih banyak menghasilkan daun dibandingkan bunga.

Solusinya adalah menggunakan pupuk dalam dosis secukupnya. Kemudian, pilih jenis pupuk yang diformulasikan khusus untuk merangsang pembungaan, seperti pupuk dengan kandungan fosfor dan kalium yang lebih tinggi daripada nitrogen. 

https://www.kompas.com/homey/read/2025/09/22/231345576/tanaman-bugenvil-sulit-berbunga-ini-3-penyebabnya

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com