Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

8 Barang yang Harus Disingkirkan dari Dapur Segera

Hal ini juga memungkinkan kamu membersihkan rak dan laci lemari yang kosong secara menyeluruh sebelum mengisinya kembali dengan barang-barang baru.

Disadur dari Better Homes and Gardens, Selasa (23/12/2025), beberapa barang yang harus disingkirkan dari dapur segera.  

Buang botol yang retak, minyak yang tengik, dan yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. "Tidak peduli seberapa hati-hati tutup botol dikencangkan, minyak cenderung bocor," kata ahli kebersihan Mary Findley.

Dia menyarankan  membersihkan botol yang akan disimpan dan mencuci rak dengan air sabun sebelum mengembalikan minyak ke tempatnya.

Bumbu dapur yang sudah kedaluwarsa

Selanjutnya, barang yang harus disingkirkan dari dapur segera adalah bumbu dapur yang sudah kedaluwarsa. 

Bumbu dapur memiliki tanggal kedaluwarsa, jadi sebaiknya memeriksa beberapa kali setiap tahun untuk memastikan bumbu yang ditaburkan berada pada puncak rasa terbaiknya.

Tidak menemukan tanggal kedaluwarsa? Jepit herba atau bumbu di antara jari-jari kamu. Jika aromanya sudah hilang, berarti sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Findley menyarankan membuang bumbu kedaluwarsa ke rak bumbu, membersihkan dan mengeringkan stoples, dan mengisinya kembali dengan herba dan bumbu organik yang dibeli dalam jumlah besar.

Kamu akan menghemat uang, menikmati bumbu yang lebih enak, dan mengurangi sampah di tempat pembuangan akhir. 

Pelatih kebersihan Leslie Reichert menyarankan mengeluarkan semua wadah plastik, mencocokkan tutup dengan wadahnya, dan membuang komponen yang tidak cocok.

Selanjutnya, buang wadah plastik berlabel 3, 6, atau 7, yang terbuat dari plastik berbahaya. Simpan wadah plastik dengan kode 1, 2, 4, atau 5, yang lebih aman bagi manusia dan lingkungan.

Terakhir, susun wadah plastik berdasarkan ukuran untuk melihat isinya. Simpan hanya wadah yang kamu butuhkan dan kemungkinan akan digunakan. 

Barang-barang tak berguna

Setiap dapur memiliki laci barang-barang tak berguna yang berisi berbagai macam barang rumah tangga.

Jika kamu tidak hati-hati, ruang ini dapat dengan cepat menjadi tempat penyimpanan barang-barang yang tidak dapat digunakan, seperti pulpen kering atau kunci tanpa gembok yang sesuai.

Kosongkan setiap laci barang-barang tak berguna dan sortir isinya. Buang apa pun yang tidak memiliki tujuan.

Daur ulang struk belanja yang tidak lagi dibutuhkan, menu makanan pesan antar, dan buku panduan pengguna yang tersedia secara online.

Lengkapi setiap laci dengan pembatas untuk memilah barang-barang yang akan dikembalikan ke laci yang sudah "dibersihkan". 

Bahan pokok dapur yang sudah kedaluwarsa

Bahan pokok dapur yang sudah kedaluwarsa juga menjadi barang yang harus disingkirkan dari dapur segera. 

Pakar kebersihan Melissa Maker mengatakan perlu mengosongkan lemari makanan dan gunakan indra penciuman atau pengecap kamu untuk memeriksa persediaan bahan pokok dapur. 

"Cium aroma bahan-bahan dapur (tepung, kacang-kacangan, gula), atau lakukan uji rasa cepat dan buang apa pun yang sudah tengik," kata Maker.

Buat daftar barang-barang yang perlu diganti dan singkirkan barang-barang yang tidak digunakan atau tidak akan kamu gunakan. Periksa tanggal kedaluwarsa pada kemasan dan kaleng, dan buang apa pun yang sudah kedaluwarsa. 

Saat mengisi kembali lemari, berpikirlah seperti pedagang dan letakkan barang-barang dengan tanggal kedaluwarsa terdekat di bagian depan agar kamu ingat untuk menggunakan bahan-bahan pokok tersebut terlebih dahulu. 

Gelas, cangkir, dan mug

Buang gelas dan mug yang retak, pecah, dan terkena noda. Menurut Reichert, gelas dan mug tersebut tidak enak dipandang dan tidak aman.

"Retak dan pecah dapat menyebabkan banyak cedera, dari luka kecil hingga gagang yang lepas saat kamu tidak menduganya."

Begitu pun jika terlalu banyak gelas suvenir atau mug bermakna yang memenuhi rak, sumbangkan bila masih bagus atau gunakan kembali gelas dan mug yang masih bagus sebagai vas, tempat pensil, serta organizer rias. 

Peralatan makan dan alat potong

Bersihkan laci yang menyimpan peralatan, sendok garpu, dan pisau. Singkirkan peralatan makan yang tidak serasi, alat yang tidak pernah digunakan, dan pisau berkualitas rendah.

Dengan hanya menyimpan apa yang kamu butuhkan, apa yang digunakan secara teratur, dan apa yang muat di dalam laci, kamu dapat menemukan apa yang kamu inginkan saat membutuhkannya. 

Tas belanja

Terakhir, barang yang harus disingkirkan dari dapur segera adalah tas belanja. Simpan kantong belanja yang dapat digunakan kembali di mobil daripada di lemari atau laci—ini akan membuka banyak ruang lemari untuk menyimpan peralatan dapur.

Kantong belanja kertas menumpuk? Simpan hanya yang kamu butuhkan selama satu atau dua minggu dan daur ulang sisanya.

Atau hubungi tempat penyimpanan makanan atau penampungan tunawisma setempat untuk melihat apakah dapat menggunakan kantong belanja yang berlebih.

https://www.kompas.com/homey/read/2025/12/23/075700676/8-barang-yang-harus-disingkirkan-dari-dapur-segera

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com