Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jangan Tertukar, Ini Perbedaan Microwave dan Oven

KOMPAS.com - Bagi sebagian orang, microwave dan oven kerap dianggap serupa karena sama-sama digunakan untuk memanaskan dan memasak makanan.

Padahal, kedua peralatan dapur ini memiliki cara kerja, fungsi, serta kegunaan yang berbeda. Nah sebenarnya apa perbedaan oven dan microwave?

Dirangkum dari berbagai situs produsen elektronik, microwave merupakan alat pemanas makanan yang bekerja menggunakan gelombang mikro.

Perangkat ini memanfaatkan radiasi elektromagnetik pada frekuensi tertentu untuk membuat molekul air di dalam makanan bergetar sehingga menghasilkan panas.

Karena sistem kerjanya tersebut, microwave mampu memanaskan makanan dalam waktu singkat. Dari segi ukuran, microwave lebih ringkas dibandingkan oven, sehingga cocok digunakan di dapur dengan ruang terbatas.

Microwave juga identik dengan gaya hidup serba cepat. Selain untuk memanaskan makanan, alat ini kerap digunakan untuk mencairkan bahan makanan beku serta memasak makanan siap saji.

Berbeda dengan microwave, oven adalah perangkat memasak yang menggunakan panas dari elemen pemanas berbasis gas atau listrik. Panas tersebut digunakan untuk memanggang atau memasak makanan secara bertahap.

Oven memiliki beberapa jenis, seperti oven konvensional, oven listrik, dan oven konveksi, yang masing-masing menawarkan keunggulan berbeda.

Perbedaan microwave dan oven

Secara umum, oven dirancang untuk memenuhi kebutuhan memasak yang memerlukan suhu tinggi dan waktu pemanasan lebih lama.

Fungsi utama oven antara lain memanggang kue, roti, dan daging hingga matang sempurna. Kapasitas oven juga biasanya lebih besar dibandingkan microwave, sehingga lebih ideal untuk memasak makanan dalam jumlah banyak.

Perbedaan oven dan microwave paling mendasar terletak pada fitur serta fungsinya. Oven dirancang khusus untuk proses memanggang atau membakar makanan.

Sementara microwave tidak memiliki fungsi pemanggangan dan hanya berfungsi untuk memanaskan makanan.

Oven mampu menghasilkan tekstur makanan yang kering di luar dan matang merata di dalam, terutama pada hidangan yang memerlukan proses pemanggangan.

Sebaliknya, microwave lebih unggul dalam kecepatan, tetapi tidak dapat menghasilkan efek panggang seperti oven.

Pemilihan antara microwave dan oven sangat bergantung pada kebutuhan. Jika Anda gemar memanggang aneka makanan seperti kue, roti, atau pastry yang memerlukan proses pemanggangan, oven menjadi pilihan yang lebih tepat.

Namun, bagi Anda yang hanya membutuhkan alat untuk memanaskan sisa makanan, mencairkan bahan beku, atau memasak makanan instan, microwave sudah cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari.

https://www.kompas.com/homey/read/2026/02/09/200700576/jangan-tertukar-ini-perbedaan-microwave-dan-oven

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com