Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 28 Januari 2021, 08:40 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menanam tanaman herbal di dalam rumah bisa menjadi salah satu solusi untuk memberikan nuansa teduh di dalam rumah. Faktanya, tanaman herbal ini tidak memiliki ukuran yang besar dan bisa diletakkan di ambang jendela, sehingga dapat menghemat ruang.

Selain itu, seperti yang dilansir dari Real Simple, Kamis (28/1/2021), tanaman herbal ini juga memiliki manfaat lainnya yakni bisa dikonsumsi untuk manfaat kesehatan.

Walaupun terlihat mudah untuk dirawat, namun ada beberapa kesalahan umum saat merawat tanaman herbal ini sebagai berikut.

Baca juga: 5 Tanaman Herbal yang Dapat Digantung

Menyiram Terlalu Sering

Anda mungkin tergoda untuk menyirami tanaman tersebut setiap hari untuk membantunya tumbuh subur, tetapi kebanyakan tanaman herbal hanya perlu disiram saat lapisan atas tanah terasa kering saat disentuh.

Jika lapisan tanah bagian atas terasa agak kering, siram tanaman tersebut, namun jika masih lembap hindari penyiraman.

Melepaskan Pot Drainase

Memilih pot yang tepat untuk tanaman Anda adalah kunci untuk taman herbal berkembang dengan baik. Tentu saja, penting untuk membeli pot yang disukai, tetapi sama pentingnya untuk menanam herbal di dalam pot dengan drainase yang cukup.

Dengan menggunakan pot dengan drainase dapat membuang kelebihan air sehingga tidak akan membuatnya lembap dan menghindari pembusukan akar.

Baca juga: 8 Tanaman Herbal Ini Bisa Jadi Bahan Pembersih di Rumah

Penempatan yang Salah

Banyak varietas tanaman herbal membutuhkan sinar matahari langsung dengan jumlah banyak dan sebagian lainnya tidak. Untuk itu, mengetahui jenis tanaman herbal dan kebutuhan sinar mataharinya adalah hal yang penting untuk memaksimalkan pertumbuhan.

Suhu Panas

Udara panas dari ventilasi, pemanas ruangan, atau radiator secara alami dapat mengeringkan tanaman herbal, untuk itu jauhkan dari suhu panas di dalam rumah.

Lupa Memangkas

Pemangkasan akan membantu tanaman herbal tumbuh lebih sehat dan lebih cepat. Dengan memanen beberapa daun tanaman herbal pada akhirnya akan membantu mereka akan bertahan dalam tahap pertumbuhan lebih lama.

Salah Menggunakan Pot dan Tanah

Hindari menggunakan tanah dari halaman atau taman luar ruangan Anda, dan sebaliknya pilihlah tanah pot yang ringan dan gembur yang diisi dengan bahan seperti vermikulit dan lumut gambut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau