Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 10 Februari 2021, 09:23 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Sumber Hunker

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu elemen dari mesin cuci yang membantu proses pengeringan pakaian adalan tabung pengering. Dengan pengering, pakaian tidak berbau karena dibantu mengering dengan waktu yang singkat.

Namun, terkadang ada satu masalah yang sering terjadi pada pengering, yakni kebocoran.

Dilansir dari Hunker, Rabu (10/2/2021), pengering pakaian bisa bocor karena sistem pembuangannya tersumbat atau ventilasinya tidak benar. Kedua masalah tersebut dapat menyebabkan terbentuknya kondensasi di dalam tabung atau air menetes dari ventilasi eksternal pengering.

Baca juga: Bolehkah Mencuci Bantal dengan Mesin Cuci? Ini Penjelasannya

Jika Anda menemukan bahwa pengering Anda bocor, hentikan penggunaan sampai Anda dapat mengatasi masalah untuk menghindari kerusakan pengering dan harus membayar biaya perbaikan yang besar untuk mendapatkan perbaikan profesional.

1. Sistem pembuangan tersumbat

Pengering harus mengeluarkan udara panas yang tidak diinginkan dari drum untuk menjaga suhu operasi yang konstan agar pakaian kering atau pengering akan terlalu panas.

Pengering melepaskan udara panas dari drum melalui kerah ventilasi di mana ia turun ke saluran sampai akhirnya mencapai ventilasi eksternal di mana biasanya disalurkan ke luar ruangan.

Udara panas mengandung sejumlah besar kelembaban dan sedikit serat, yang dapat tertinggal di sistem pembuangan pengering saat pengering bekerja.

Baca juga: Cara Membersihkan Mesin Cuci Setelah Mencuci Pakaian Orang Sakit

Kedua elemen ini dapat membentuk pasta lengket di saluran yang akan menghalangi aliran udara jika sistem pembuangan tidak dibersihkan secara teratur.

Semakin besar penyumbatan, semakin besar kemungkinan pengering Anda akan membocorkan air yang kembali ke pengering dari sistem pembuangan. Bersihkan sistem pembuangan pengering Anda setidaknya sekali setahun dan kapan pun mulai bocor.

2. Tekukan pada saluran pengering

Jika sistem pembuangan pengering Anda tidak dikonfigurasi dengan benar, ventilasi akan terganggu dan dapat menyebabkan kondensasi menumpuk di saluran.

Saluran sistem pembuangan harus lurus dan horizontal sehingga udara dapat menyebar secara efisien begitu masuk.

Semakin banyak tekukan dan belokan di saluran pengering, semakin banyak tempat di mana kelembaban dan serat dapat terkumpul dan membuat penghalang. Setiap kali ada penyumbatan di sistem pembuangan pengering, Anda dapat melihat kondensasi di drum atau air bocor dari ventilasi luar.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau