Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 23 Maret 2021, 16:26 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kucing menjadi hewan peliharaan populer di kalangan pencintannya. Hal ini dikarenakan tingkahnya yang unik dan lucu. Namun, tahukah Anda, jika ada beberapa mitos yang terkait pola makan dan tingkah laku mereka?

Dilansir dari Better Homes & Gardens, Selasa (23/3/21021), berbagai mitos yang sering dilabelkan dalam hewan ini dilatarbelakangi oleh perjalanan dan sejarah kucing tersebut.

Apa saja mitos yang sebenarnya tidak benar tentang kucing? Simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: Merawat Gigi Kucing Itu Penting, Begini Caranya

1. Susu baik untuk kucing

Salah satu kesalahpahaman paling umum tentang kucing adalah bahwa mereka harus diberi susu. Faktanya adalah banyak kucing yang tidak toleran terhadap laktosa dan memberinya sepiring susu hangat kemungkinan besar akan menyebabkan kucing Anda mengalami diare yang parah.

Kucing hanya membutuhkan susu dari induknya saat sedang menyusui. Setelah mereka disapih, air seharusnya menggantikan susu sebagai makanan cairnya.

Jika Anda perlu memberi makan kucing kecil yatim piatu, selalu gunakan susu formula khusus untuk anak kucing dari dokter hewan Anda.

2. Kucing mendengkur karena bahagia

Mitos ini bisa jadi sebagian benar. Sebenarnya, tidak ada yang benar-benar tahu mengapa kucing mendengkur, tetapi karena mereka sering mendengkur saat stres, seringkali saat mereka sekarat, kemungkinan ada alasan lain selain kepuasan.

Baca juga: Cara Melatih Kucing agar Berhenti Tandai Wilayah dengan Urin

Beberapa peneliti telah menemukan bahwa pola dan frekuensi mendengkur sebenarnya dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang dan mempercepat penyembuhan.

Ini juga diyakini sebagai metode komunikasi antara kucing serta antara kucing dan pemiliknya.

3. Semua kucing belang tiga adalah betina

Kebanyakan kucing belang tiga memang betina. Itu karena pola bulu tiga warna dibawa oleh kromosom X, yang sangat mengurangi kemungkinan lahirnya kucing belang tiga jantan.

Namun, kucing belang tiga jantan memang hidup dalam jumlah yang sangat kecil (1 dari 3.000 anak kucing) dan biasanya steril. Kucing belang tiga, yang sering dijuluki "kucing uang", juga dipercaya membawa keberuntungan bagi pemiliknya.

4. Kucing selalu mendarat di atas kakinya

Karena tulang punggung dan kerangka kucing yang fleksibel, mereka biasanya dapat membetulkan dirinya sendiri jika jatuh atau melompat dari tempat yang tinggi.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau