Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 25 April 2021, 20:10 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanaman hias dalam ruangan atau tanaman haid indoor adalah pilihan yang bagus untuk dekorasi rumah. Namun, menempatkan tanaman hias indoor bisa jadi menantang bagi mereka yang sibuk.

Oleh sebab itu, terrarium bisa menjadi pilihan sempurna bagi mereka yang ingin mempercantik ruangan dengan tanaman hias, namun tak punya banyak waktu untuk merawatnya.

“Terarium adalah pilihan sempurna bagi mereka yang ingin merapikan rumah mereka dengan sentuhan tanaman hijau namun mungkin tidak punya waktu untuk merawat tanaman dalam ruangan yang khas. Sukulen dan kaktus yang tidak ditempatkan di bawah sinar matahari langsung membutuhkan perawatan minimal, dan jika Anda merasa kreatif, mudah untuk membuat terarium sendiri," kata Narelle Vanreyk dari Scotts Osmocote seperti dikutip dari Better Homes & Gardens Australia, Minggu (25/4/2021).

Baca juga: Jenis Tanaman Hias yang Cocok Diletakkan di Berbagai Area di Rumah

Namun, meski mudah dirawat dan tidak mudah mati, ada beberapa kesalahan perawatan dan pemeliharaan yang membuat terrarium mati, berikut penjelasannya.

1. Anda menggunakan wadah yang salah

Pilih wadah kaca yang sesuai seperti akuarium ikan, vas, tumbler, toples, atau bahkan gelas wine. Pastikan saja penampangnya cukup besar agar pas dengan tangan Anda.

2. Tidak ada drainase

Tempatkan agregat, seperti batu, kerikil, di dasar wadah kaca agar air yang diterima sukulen Anda mengalir dengan efisien. Pastikan Anda menyisakan cukup ruang agar campuran media pot dapat menutupi akar tanaman.

3. Tidak menggunakan arang

Tambahkan lapisan arang, sebab arang bertindak sebagai filter untuk menyerap kelebihan air dari akar tanaman, menjaganya dari bakteri berbahaya, jamur, dan busuk.

Baca juga: 10 Tanaman Hias yang Cocok Diletakkan di Kamar Tidur Minimalis

4. Anda melewatkan penyiraman

Setelah Anda membuat terrarium, semprotkan air ke dalam, di atas, dan di sekitar wadah kaca. Ini akan membantu menyegel tanaman dan memberikan kelembaban yang diperlukan agar terrarium tetap sehat.

5. Anda tidak memberinya makan

Cara terbaik untuk memastikan sukulen Anda tetap sehat adalah dengan menghindari menempatkannya di bawah sinar matahari langsung dan hanya menyiramnya sesuai kebutuhan.

Untuk menumbuhkan tanaman yang lebih sehat, beri makan terrarium Anda dengan pupuk yang rendah nitrogen dan kalium tinggi, seperti pupuk kaktus dan sukulen khusus.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau