Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Mitos Mendekorasi Ruangan di Rumah yang Tidak Perlu Dipercaya

Kompas.com, 26 April 2021, 14:53 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Hunker

JAKARTA, KOMPAS.com - Mendekorasi ruangan di dalam rumah adalah salah satu cara agar ruangan terlihat lebih rapi dan nyaman. Namun, tahukah Anda jika ada beberapa mitos tentang dekorasi yang tidak perlu dipercaya?

Dilansir dari Hunker, Senin (26/4/21), mitos ini diturunkan oleh orang tua zaman dahulu, namun mitos ini berkembang di dalam hal dekorasi ruangan. Padahal, mitos ini ketinggalan zaman dan tidak perlu diikuti. Apa saja mitos dalam mendekorasi ruangan? Simak ulasannya berikut ini. 

Baca juga: 10 Mitos Pembersihan yang Tidak Harus Kamu Percaya Lagi

Tidak Boleh Mencampur Pola 

Hal ini tidak benar karena bermain dengan berbagai warna dan tekstur adalah cara terbaik untuk menanamkan kepribadian di dalam suatu ruangan. Hal yang sama berlaku untuk pola pencampuran. Anda masih bisa mencampur berbagai pola pada karpet, bantal, dan elemen dekorasi lainnya. 

Sofa Menjadi Daya Tarik Utama Dalam Ruang 

Berdasarkan ukuran dan fungsinya, bagi kebanyakan orang, mungkin memang sofa menjadi daya tarik utama dalam ruang. Namun, saat ini, banyak rumah yang memiliki luasan terbatas dan memerlukan ruang lebih tanpa adanya sofa besar. Paling terpenting adalah letakkan barang yang sesuai dengan kebutuhan Anda masing-masing. 

Baca juga: Mitos dan Fakta Tentang Saluran Pembuangan Wastafel Dapur

Peralatan Makan yang Serasi 

Mitos selanjutnya adalah mengharuskan menyandingkan peralatan makan yang serasi. Padahal, peralatan makan yang memiliki berbagai pola menjadikan ruang makan semakin berwarna. 

Warna Mencolok Setiap Ruangan 

Tidak semua ruangan harus memakai warna cerah. Anda juga dapat menggunakan palet warna putih dan netral. Sebab, tidak ada aturan khusus untuk pemilihan warna setiap ruangan di dalam rumah. Bahkan palet warna putih eksklusif bisa sangat mencolok. 

Baca juga: 6 Mitos Membersihkan Rumah yang Salah, Tak Usah Dilakukan

Memiliki Heardboard 

Tempat tidur yang memiliki headboard memang mengesankan kemewahan dan kokoh. Bahkan dalam feng shui, headboard memberikan energi positif dalam kamar tidur. Namun, penggunaan headboard ini juga harus dilihat bagaimana dekorasi serta luasan kamar tidur sendiri. Sebab, headboard juga dapat membuat ruangan semakin kecil. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau