Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menyiram Tanaman dengan Air Garam, Air Gula, dan Air Ledeng, Baguskah?

Kompas.com, 11 Mei 2021, 08:03 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Sumber Hunker

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyiram tanaman adalah hal yang sangat penting dilakukan bagi Anda yang memiliki tanaman hias maupun tanaman pangan di rumah. Air sangat penting bagi keberlangsungan hidup dan pertumbuhan tanaman.

Meskipun demikian, ada banyak tips seputar menyiram tanaman yang beredar. Ada tips yang menyebutkan bahwa menyiram tanaman dengan air garam atau air gula bagus untuk pertumbuhan tanaman.

Akan tetapi, apakah tips tersebut benar? Ternyata, jawabannya adalah tidak benar.

Baca juga: Ketahui, 5 Mitos Menyiram Tanaman yang Tidak Perlu Dipercaya

Dilansir dari Hunker, Selasa (11/5/2021), berikut penjelasan dampak menyiram tanaman dengan air garam, air gula, dan air ledeng yang perlu Anda ketahui.

1. Menyiram tanaman dengan air garam

Air asin atau air garam sangat merusak sebagian besar tanaman dan dapat menghambat pertumbuhan secara serius. Air asin mengandung natrium tingkat tinggi yang menciptakan lingkungan beracun bagi sistem tanaman.

Garam juga dapat menyerap air dari akar tanaman sehingga menyebabkan tanaman menjadi layu dan mati. Konsentrasi garam yang tinggi di dalam tanah akan mencegah tanaman mendapatkan akses ke hidrasi, kebutuhan untuk bertahan hidup dan tumbuh.

Garam bahkan mungkin tertinggal di tanah, yang mencegah tanaman baru tumbuh.

Baca juga: Tips Menyiram Bunga Anggrek agar Cepat Berbunga

2. Menyiram tanaman dengan air gula

Gula, seperti garam, dapat menarik kelembaban dari akar tanaman, yang pada dasarnya mencekik tanaman hingga mati.

Meskipun Anda mungkin memperhatikan tanah di sekitar akar tanaman tetap basah karena air gula, kemampuan untuk menyerap kelembaban menjadi terhalang.

3. Menyiram tanaman dengan air ledeng

Air ledeng adalah salah satu pilihan terbaik saat menyiram tanaman Anda. Jenis air ini relatif bebas dari bahan kimia dan aditif berbahaya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau