Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 21 Juli 2021, 17:25 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Daily Paws

JAKARTA, KOMPAS.com - Bukan hal yang mengejutkan jika kucing takut dengan air. Meski kucing dapat dimandikan, tetap saja kucing tidak pernah menyukai air.

Dilansir dari Dailypaws, Rabu (21/7/2021), ada tiga kemungkinan mengapa kucing sangat membenci air. Apa saja? Berikut ini tiga alasan kucing tidak menyukai air

Baca juga: 7 Gejala Kucing Sakit yang Harus Diperhatikan 

Genetika 

Nenek moyang kucing merupakan kucing liar yang tumbuh di habitat kering seperti sabana. Kucing bukan tipe hewan yang merasa santai saat mandi di kolam atau lubang air yang sejuk karena area perairan terbuka sering kali penuh dengan bahaya seperti ular serta buaya.

Hal ini mungkin menjadi alasan mengapa kucing lebih suka berjemur di bawah sinar matahari, tidur siang di tempat yang nyaman, dan menghindari air yang dalam dan dingin. 

Baca juga: 10 Ras Kucing dengan Usia Paling Pendek

Merusak bulu 

Perawatan bulu merupakan hal sangat penting untuk kesehatan mental dan fisik kucing. Perawatan tidak hanya menghilangkan kekusutan di bulunya, tetapi juga menjaga bulu kucing tetap berkilau.  

Selain itu, perawatan juga memberikan kesempatan bagi kucing untuk memeriksa kutu, parasit jahat atau kondisi kulit, dan membantu kucing mengatur suhu tubuh.

Namun, ketika kucing dibasahi dengan air, apalagi dengan kejutan, akan mengacaukan perawatan, membuat kucing merasa tidak terawat, dan tidak nyaman secara fisik. 

Baca juga: Bukan Mau Tidur, Ini Alasan Anjing dan Kucing Menguap 

Berbau aneh 

Indra penciuman kucing sangat kuat dan itu penting untuk hidupnya. Kucing memiliki hidung yang sangat sensitif sehingga lebih baik dalam membedakan bau daripada hidung anjing.

Air yang masuk melalui keran rumah kita mengandung cukup banyak bahan kimia dan air yang telah disimpan dalam wadah untuk waktu yang lama juga mengeluarkan bau baru.

Semua bau ini dapat dideteksi kucing. Akibatnya, kucing tidak ingin air yang menurutnya aneh dan bau itu mengubah bulunya yang indah. Hal itulah menjadi alasan kucing tidak menyukai air atau kucing takut air. 

Baca juga: Cara Merawat Kucing yang Sudah Tua dan Memastikannya Nyaman 

Bagaimana memandikan kucing yang takut air? 

Hal pertama memandikan kucing adalah jangan pernah memaksa kucing masuk ke bak mandi. Sebagai gantinya, coba gunakan sedikit air yang dituangkan ke mangkuk atau wastafel dan lihat apakah kucing berminat pada mainan tersebut. 

Kemudian, saat kucing bermain di air, Anda dapat memberinya camilan favorit, lalu memandikannya secara perlahan.

Namun, jikan kucing tidak menyukai air dalam jumlah berapa pun, Anda bisa membasahi bulunya dengan merendam waslap di mangkuk dan menggosoknya dengan lembut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau