Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 23 Juli 2021, 13:24 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Hunker

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski kondisi rumah terlihat lebih bersih, ternyata udara di dalam ruangan hampir 30 persen lebih tercemar daripada udara di luar ruangan.

Untuk mengatasinya, Anda bisa meletakkan tanaman ke dalam ruangan guna membantu memurnikan udara

Dilansir dari Hunker, Jumat (23/7/2021), hal ini karena tumbuhan berperan sebagai penyaring, menyerap racun melalui daun dan akarnya, kemudian melepaskan oksigen dan uap air ke udara. 

Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Dapat Hidup di Ruangan Ber-AC

Tanaman hias juga dapat menghasilkan kelembapan dalam ruangan dan menurunkan kadar karbon dioksida di dalamnya.

Banyak tanaman hias, setidaknya 42 varietas, memiliki khasiat menjernihkan kualitas udara di dalam ruangan. Caranya, tanaman menyerap racun, lalu mengubahnya menjadi makanan, dan melepaskan udara bersih sehingga tanaman menyaring udara dan membuatnya lebih bersih. 

Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Ampuh Menangkal Radiasi dari Peralatan Elektronik

Tanaman dapat memindahkan bahan kimia di udara ke akarnya dengan penyerapan melalui daunnya. Semakin besar daun tanaman, semakin tinggi transpirasi dan tingkat kelembapan.

Kamar dengan tanaman memiliki sekitar 50-60 persen lebih sedikit spora jamur dan bakteri daripada yang tidak. Racun juga dipecah ketika tanaman menarik oksigen ke akarnya, lalu dinetralkan oleh mikroba di dalam tanah. 

Baca juga: Ragam Manfaat Pupuk KCL untuk Tanaman

Transpirasi 

Tanaman yang memiliki daun besar, tajam, dan runcing memiliki tingkat transpirasi yang lebih tinggi sehingg dapat menyaring lebih banyak udara serta lrbih cepat.

Transpirasi dikendalikan oleh kelembapan di dalam ruangan. Tingkat kelembapan yang ideal adalah antara 40 persen dan 60 persen dan tanaman tropis paling baik hidup di lingkungan seperti ini.

Tanaman menghasilkan kelembapan yang bersih dan sehat selama transpirasi yang tidak akan menyebabkan jamur atau lumut. Tanaman mengeluarkan zat fitokimia yang menekan spora jamur dan bakteri di udara. 

Baca juga: Ini Pentingnya Piring di Bagian Bawah Pot Tanaman

Daftar tanaman hias yang bermanfaat

Tanaman yang dapat menghilangkan jamur dan memurnikan udara adalah tanaman laba-laba atau spider plant, varietas philodendron, cemara Cina, bambu, lidah mertua, dan varietas dracaena.

Selain itu, English ivy telah terbukti menghilangkan jamur dan formeldahyde dari udara di dalam ruangan. Bunga lili menghilangkan semua racun, termasuk benzena, xilena, toluena, dan trikloroetilen. 

Baca juga: Cara Membuat Semprotan Pembasmi Hama Tanaman Kentang

Tanaman lain seperti pohon pinang, palem alang-alang, palem lady, dan dwarf date palm. Tanaman tropis menghasilkan sekresi yang dapat melindungi daunnya dari jamur seperti pakis Boston menghilangkan formaldehida dari udara.

Beberapa tanaman bermanfaat lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah umbrella grass, rubber plants, juga weeping figs.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau