Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Ide Desain Rumah Bergaya Modern Coastal, Serasa di Pantai

Kompas.com, 9 Agustus 2021, 19:23 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber My Domaine

JAKARTA, KOMPAS.com - Desain modern dan desain coastal atau pantai mungkin tampak seperti pasangan yang aneh bila dipadukan.

Kedua desain ini memiliki perbedaan yang bertolak belakang sehingga cukup sulit untuk dipadukan saat mendesain ruangan

Baca juga: 5 Desain Ruang Keluarga Modern yang Tetap Terasa Segar

Desain modern dikenal dengan garis-garisnya yang tajam, bentuk berani, dan minimalis. Sementara itu, sesuai dengan namanya, desain coastal identik dengan warna-warna cerah, motif pantai, dan dekorasi kitsch atau megah. 

Namun, sebetulnya, kedua desain ini dapat dipadukan dan memberi tampilan yang istimewa meski menemukan cukup banyak tantangan.

“Desain modern coastal adalah dekorasi pantai tradisional yang segar dan sederhana,” kata Ariel Schuster, konsultan penjualan dan desain di Artaic, Boston, Amerika Serikat, dikutip dari My Domaine, Senin (9/8/2021). 

Baca juga: 10 Ide Mewujudkan Dekorasi Kamar Tidur Bertema Modern Minimalis

Schuster menambahkan, desain ini bersandar pada pengalaman mendalam berada di lingkungan pesisir atau pantai tanpa terlalu literal atau harafiah. 

Dengan kata lain, desain modern coastel memberikan tampilan rumah yang penuh estetika layaknya di pantai atau rumah tepi pantai. Lantas, bagaimana menerapkan desain ini di rumah?

Berikut ini lima ide desain rumah bergaya modern coastal yang bisa Anda coba. 

Baca juga: Rumah Lantai 4 Bergaya Modern Milik Roger Danuarta dan Cut Meyriska

Sederhanakan palet warna

Untuk mewujudkan rumah modern coastal dan suasana seperti pantai, langkah awal memulainya adalah dari palet warna.

Meski coastal klasik sering dipenuhi dengan warna biru tua dan oranye terang, interior modern menuntut pendekatan yang lebih minimalis.

Artinya, meninggalkan warna sepenuhnya dan menjaga warna dasar tetap lembut dan halus sehingga membuat ruangan tampak minimalis. 

Baca juga: 7 Cara Mudah Membuat Tampilan Rumah Lebih Modern

Bawa tekstur alami

Interior coastal penuh dengan tekstur sehingga membuat ruangan juga penuh tekstur. Aksen klasik, seperti karpet lamun, potongan kayu apung, dan cermin kerrang, datang langsung dari laut.

Selain itu, potongan anyaman mengacu pada beberapa tanaman yang ditemukan di sepanjang pantai. Dengan membawa elemen-elemen ini ke dalam rumah, dapat membuat rumah dan ruangan terasa nyaman layaknya di pantai pesisir.  

Baca juga: 5 Ide Dekorasi Dapur Modern yang Patut Ditiru

Mendukung seni abstrak

Saat mendekorasi interior coastal, mungkin Anda tergoda untuk memajang foto-foto pantai dan seni yang tampak realistis. Namun, perlu diingat, hal ini bukan satu-satunya pilihan.

"Anda bisa mengangguk ke laut atau pasir tanpa literal," kata Schuster.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau