Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Cara Meningkatkan Daya Tarik Warna Monokrom

Kompas.com, 14 September 2021, 16:03 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tampilan monokromatik atau warna monokrom terlihat menarik, sederhana, dan tidak lekang oleh waktu. 

Palet warna hitam putih ini dianggap memiliki tampilan elegan abadi yang tidak hanya bertahan selama bertahun-tahun, tetapi juga mudah untuk didekorasi jika ingin mengubah tampilan.  

Baca juga: Selain Hitam dan Putih, Ini 4 Pilihan Warna Monokrom yang Cantik

Namun, masalha terbesar warna monokrom adalah terlihat terlalu monoton dan membosankan jika tidak dikuratori dengan hati-hati. 

Melansir dari laman Home and Decor, Selasa (14/9/2021), berikut ini tips meningkatkan daya tarik warna monokrom

Baca juga: 5 Inspirasi Dekor Kamar Kos Bertema Monokrom

Gunakan kontras untuk menyorot elemen grafis

Meski palet warna monokrom terdengar cukup sederhana, Anda tidak boleh menggunakannya secara keseluruhan pada ruangan.

Sebaiknya, menggunakan satu sebagai warna utama di seluruh rumah dan sebagian lainnya sebagai warna aksen untuk membuat atau menonjolkan elemen grafis. 

Baca juga: Hindari Warna Cat Dinding Ini untuk Kamar Tidur

Karena kontrasnya tinggi, perhatian akan langsung tertuju pada aksen ini, jadi gunakanlah dengan hati-hati.

Sebagai saran, sebaiknya menggunakan warna hitam untuk menyorot balok langit-langit atau tangga. Hal ini secara visual dapat meningkatkan ketinggian ruang.

Anda juga dapat menggunakan teknik ini untuk membuat galeri atau mural dinding yang mencolok. 

Baca juga: Warna Hangat Vs Warna Dingin, Mana yang Lebih Baik untuk Ruangan?

Campurkan aksen bertekstur

Ruang serba putih atau serba hitam akan terlihat membosankan jika semua permukaan memantulkan jumlah cahaya yang sama.

Gunakan tekstur berbeda untuk menarik perhatian, bereksperimenlah dengan serat kayu, marmer, kaca berwarna, atau kain dengan warna yang sama untuk menciptakan ruang yang menarik.

Sebagai alternatif, beralur atau melapisi permukaan matte dapat menambahkan tekstur halus tanpa terlalu memperumit tampilan. 

Baca juga: Menurut Psikolog, Jangan Gunakan Warna Ini untuk Interior Dapur 

Gunakan elemen reflektif

Ilustrasi dapur dengan warna monokromUnsplash/Naomi Hébert Ilustrasi dapur dengan warna monokrom
Permukaan yang memantulkan cahaya dapat membantu memecah tampilan palet warna monokrom yang monoton.

Anda bisa menggunakan elemen reflektif seperti marmer dan kaca. Selain marmer dan kaca, pertimbangkan untuk menambahkan aksen metalik ke ruangan guna menghidupkannya. 

Baca juga: 3 Kombinasi Warna Biru untuk Desain Kamar Mandi yang Menenangkan

Memilih elemen emas, kuningan, atau tembaga daripada perak dapat menambahkan sentuhan kemewahan dan kehangatan yang sangat dibutuhkan pada skema warna monokrom.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau