Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perlukah Mengepel Lantai Rumah Menggunakan Cairan Pembersih?

Kompas.com, 19 September 2021, 16:20 WIB
Abdul Haris Maulana,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Clean Link

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengepel lantai merupakan aktivitas bersih-bersih yang penting dilakukan setiap penghuni rumah guna membuat lantai rumah menjadi bersih, berkilau, dan bebas kuman. 

Saat mengepel lantai rumah, biasanya kita dianjurkan untuk menggunakan cairan pembersih agar lantai lebih bersih dan efektif membunuh kuman

Baca juga: Bisakah Menggunakan Detergen Cair untuk Mengepel Lantai?

Namun, apakah mengepel lantai rumah harus selalu menggunakan cairan pembersih lantai? Apakah menggunakan air saja tidak cukup?

Dilansir dari Clean Link, Minggu (19/9/2021), debu dan kotoran yang ringan pada permukaan lantai dapat dihilangkan dengan efektif hanya menggunakan air.

Namun, untuk kotoran atau noda yang lebih berat seperti tumpahan sirup yang lengket dan cairan berbasis minyak, membutuhkan pembersihan lebih dari air. 

Baca juga: 7 Kesalahan dalam Mengepel Lantai yang Harus Dihindari

Permukaan lantai yang sudah terasa lengket, terlebih terpapar noda yang lebih berat, harus dibersihkan dengan cairan pembersih lantai berbahan kimia. Bahan kimia dalam cairan pembersih lantai juga memudahkan kamu mengepel lantai.

"Kami telah melakukan banyak pengujian yang membandingkan air keran alami, air keran yang dimodifikasi, dan bahan kimia pembersih (cairan pembersih lantai). Dalam beberapa kasus, ketiganya bekerja sama pada kotoran anorganik ringan," kata Paul Lewandowski, Manajer Produk Peralatan, Betco Chemical Corporation.

Akan tetapi, pengujian menunjukkan perbedaan yang signifikan saat membersihkan kotoran organik seperti lemak dan minyak pada permukaan lantai. 

Baca juga: Mengepel Lantai dengan Deterjen, Efektifkah? Ini Penjelasannya

Cairan pembersih lantai secara signifikan mengungguli semua opsi air keran saat mengepel lantai. "Berdasarkan hasil tersebut, kami merekomendasikan menggunakan jenis bahan kimia pembersih netral (dalam mengepel lantai)," jelas Paul.

Jadi, disarankan menggunakan air keran untuk mengepel lantai dengan sedikit kotoran. Namun, jika berurusan dengan jenis kotoran tertentu atau kotoran yang sulit (lemak, minyak, makanan, dan es mencair) disarankan menggunakan cairan pembersih lantai yang sesuai dengan material lantai. 

Baca juga: Mengepel Lantai dengan Cuka, Ini Manfaat dan Caranya

Pada jenis kotoran dan lantai tertentu, kamu mungkin perlu pembersih lantai yang mengandung surfaktan atau bahan kimia berbasis alkali yang diencerkan untuk membersihkan atau mengepel lantai dengan tepat.

"Penggunaan cairan pembersih lantai yang tepat efektif memutus ikatan lengket yang menahan noda berminyak ke lantai," tutur Richard “Bo” Bodo, Direktur Pengembangan Bisnis di Windsor Industries.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau