Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membuat Lapisan Cat Dinding Luar Rumah Tahan Lama

Kompas.com, 21 Oktober 2021, 17:17 WIB
Abdul Haris Maulana,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Paparan panas sinar matahari, hujan, dan cuaca dapat membuat lapisan cat dinding luar rumah menjadi pudar dan rusak.

Lapisan cat yang pudar atau rusak tentu membuat tampilan cat tampak jelek dan tak enak dilihat serta memberi kesan buruk seperti rumah tak terawat.

Baca juga: Catat, Warna Cat Terburuk untuk Ruangan Sempit 

Untungnya, lapisan cat dinding luar rumah bisa dibuat tahan lama dari berbagai kerusakan dengan beberapa cara.

Dilansir dari pelbagai sumber, Kamis (21/10/2021), berikut cara membuat cat dinding luar rumah awet dan tahan lama. 

Baca juga: 7 Rekomendasi Warna Cat untuk Ruang Kerja di Rumah

Pastikan permukaan dinding bebas debu dan lembap sebelum dicat

Debu dan kelembapan merupakan hal yang bisa menyebabkan cat dinding mengelupas. Untuk itu, kamu perlu membersihkan debu dan menghilangkan kelembapan pada dinding sebelum mengaplikasikan cat.

Pastikan permukaan dinding bebas dari keretakan

Keretakan dinding sekecil apa pun membuat air hujan dapat masuk ke pori-pori dinding dan mengakibatkan lembap.

Jadi, sebelum melakukan pengecatan, tutup bagian dinding yang retak menggunakan produk khusus dinding retak. Tutup juga lubang dengan dempul dan semen hingga kering sebelum melakukan pengecatan. 

Baca juga: 5 Warna Cat yang Dapat Membuat Rumah Tampak Kotor dan Kusam

Pastikan menggunakan cat eksterior atau luar ruangan

Untuk dinding luar rumah, sebaiknya menggunakan cat khusus untuk dinding luar atau eksterior.

Cat eksterior sudah dibuat khusus untuk bisa bertahan lebih lama melindungi dinding luar rumah dengan lebih sempurna dari iklim ekstrem, kotoran,  dan jamur.

Campurkan cat dinding eksterior dengan paint additive

Paint additive atau cat aditif berguna memperkuat daya rekat cat dinding luar ruangan sehingga mampu menerima paparan panas dan hujan.

Mencampurkan cat dinding eksterior dan paint additive dapat membuat lapisan cat dinding luar rumah terhindar dari gradasi warna atau pudar. 

Baca juga: 8 Rekomendasi Warna Cat untuk Kamar Tidur Anak yang Menenangkan

Lakukan pengecatan saat cuaca cerah

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, aplikasikan cat dinding luar rumah saat cuaca cerah. Hal ini berguna agar kondisi dinding yang dicat benar-benar kering dan tidak ada kadar lembap.

Jangan paksakan mengecat dinding luar rumah saat hujan karena lapisan cat akan mudah luntur tergerus air hujan. 

Baca juga: 7 Tips Memilih Warna Cat yang Tepat untuk Kamar Bayi

Lakukan teknik pengaplikasian cat dengan tepat

Teknik pengaplikasian cat ke dinding luar rumah juga berpengaruh terhadap kualitas dan ketahanannya. Pastikan seluruh permukaan dinding tertutup cat dinding eksterior yang telah dicampur paint additive.

Lakukan pengecatan dinding luar rumah menggunakan rol cat serta gunakan pola pengecatan dengan rol cat seperti huruf "W'S" atau "M'S".

Selalu lakukan pengecatan dari sisi dinding yang telah kering untuk mencegah pola rol cat yang tersisa pada dinding.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau