Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

MR DIY Indonesia Resmi Buka Toko ke-300 di Medan

Kompas.com, 27 Oktober 2021, 22:20 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - MR DIY Indonesia, salah satu ritel perlengkapan rumah tangga, resmi menghadirkan toko ke-300 yang berlokasi di Ruko A.H Nasution, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kehadiran toko ke-300 ini merupakan wujud komitmen MR DIY Indonesia untuk lebih dekat dan serba ada bagi semua konsumen di seluruh Indonesia. 

Baca juga: Mr DIY Buka Cabang ke-200 di Indonesia, Lokasinya di Jayapura

Peresmian toko ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjadikan konsumen sebagai prioritas dalam menghadirkan kemudahan akses, kenyamanan belanja, dan produk dengan harga lebih terjangkau melalui konsep Always Low Prices.

“Sejak awal hadir di Indonesia, MR DIY secara aktif terus memperluas keberadaan toko di berbagai daerah dan beradaptasi dengan situasi pasar dalam menghadirkan keragaman produk perlengkapan rumah tanggam," ujar Cyril Noerhadi, President Director, MR DIY Indonesia dalam perayaan acara MR DIY Indonesia ke-300, Rabu (27/10/2021).

Noerhadi mengatakan, tahun ini, genap 300 toko telah beroperasi dan kami telah melayani jutaan konsumen di Indonesia.

Sebagai retailer perlengkapan rumah tangga yang terus berkembang secara berkelanjutan, MR DIY Indonesia turut beradaptasi mengikuti kondisi pasar maupun perubahan pola belanja konsumen.  

Baca juga: Produk Rumah Tangga yang Jangan Dibeli dalam Jumlah Banyak 

Konsep always low prices

Selain itu, untuk memberikan pelayanan kepada konsumen, MR DIY Indonesia didirikan dengan konsep Always Low Prices yang berlaku di setiap toko.

Artinya, setiap produk berkualitas yang ditawarkan selalu memiliki harga terjangkau dan tidak ada perbedaan harga antartoko mana pun yang tersebar di Indonesia.

Hingga kini, MR DIY masih menjadi satu-satunya retailer perlengkapan rumah tangga dengan konsep Always Low Prices dengan produk beragam bagi setiap keluarga atau konsumen individu. 

Baca juga: 8 Area dan Benda yang Bisa Dibersihkan dengan Baking Soda

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2021, MR.DIY turut bertumbuh pesat bersama dengan perbaikan ekonomi dan kondisi negara ini. 

Temuan MR DIY Indonesia di tengah situasi pandemi saat ini, terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian konsumen ketika berbelanja, yaitu harga, ketersediaan produk, dan kemudahan akses belanja beserta prosedur kesehatan yang diterapkan.

“Kami ingin menjadikan MR DIY sebagai toko perlengkapan rumah tangga pilihan konsumen melalui pengalaman dan kenyamanan belanja secara menyeluruh," ucap Sanny Hartono, Chief Operating Officer MR DIY Indonesia. 

Baca juga: Warna Merah di Kamar Tidur, Bagus atau Tidak Menurut Feng Shui?

MR DIY memastikan kenyamanan berbelanja dapat dirasakan langsung konsumen ketika mengunjungi toko. Para staf MR DIY telah mendapat pelatihan untuk memberikan layanan terbaik sekaligus menjadi konsultan andal dalam membantu mereka menemukan produk pilihan yang tepat.

Untuk meningkatkan kepercayaan diri konsumen dalam berbelanja, MR DIY memberikan jaminan produk berkualitas bagi konsumen melalui garansi selama tujuh hari untuk pengembalian dan penggantian produk. 

Baca juga: 7 Cara Merawat Furnitur Kayu agar Bebas Jamur 

10 kategori produk

Selain itu, MR.DIY sangat serius untuk menghadirkan produk perlengkapan rumah tangga secara lengkap untuk setiap anggota keluarga dan individu dengan mengikuti perkembangan zaman serta tren sehingga produk-produk yang dihadirkan sangat relevan dengan masa kini.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau