Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menghilangkan Bau Tak Sedap di Ruang Bawah Tanah

Kompas.com, 1 Desember 2021, 16:17 WIB
Abdul Haris Maulana,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber The List

JAKARTA, KOMPAS.com - Ruang bawah tanah atau basement rentan terhadap bau tak sedap dan kelembapan.

Hal ini tak lain karena posisi basement yang berada di bawah tanah sehingga membuatnya kurang mendapat sinar matahari serta suhu lingkungan yang konstan. 

Baca juga: 7 Ide Ruang Bawah Tanah yang Unik dan Inspiratif

Selain itu, ruang bawah tanah juga memiliki sistem drainase yang lebih rentan terhadap pertumbuhan jamur dan lumut.

Saat berkembang biak di ruang bawah tanah, jamur akan melepaskan gas berbau tidak sedap yang membuat basement semakin bau.

Namun, tak perlu khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi bau tersebut. 

Dilansir dari The List, Rabu (1/12/2021), berikut cara menghilangkan bau tak sedap di ruang bawah tanah. 

Baca juga: 8 Kesalahan dalam Mengatur Furnitur di Ruang Tamu

Cara menghilangkan bau tak sedap di ruang bawah tanah

Pertama, kamu perlu mencari tahu terlebih dahulu di mana tepatnya jamur dan lumut berada. Mencari pada celah pipa, dinding, dan plafon adalah langkah awal yang baik, yang bisa menjadi tanda bahwa air merembes dari tanah di luar atau dari kebocoran.

Selain itu, periksa juga dinding ruangan bawah tanah. Pastikan dinding tidak melengkung atau menonjol karena dinding yang tidak stabil cenderung membiarkan lebih banyak air masuk saat hujan. 

Baca juga: 4 Tips Memaksimalkan Dekorasi Ruang Keluarga

Setelah jamur atau lumut ditemukan, saatnya membasminya. Gunakan campuran cuka putih murni dan air untuk menghilangkan jamur. 

Caranya, masukkan larutan cuka dan air dengan perbandingan sama ke botol semprot, aduk sampai keduanya tercampur rata, lalu semprotkan larutan pada area ruang bawah tanah yang terdapat jamur dan lumut.

Selain itu, gunakan dehumidifier untuk menghilangkan kelembapan di ruang bawah tanah. 

Baca juga: 5 Ide Desain Ruang Keluarga yang Cantik dan Sederhana

Caranya, menggunakan baking soda. Letakkan baking soda dalam wadah terbuka di sekitar ruang bawah tanah. Baking soda dapat menyedot bau pada ruang bawah tanah selama tiga bulan.

Selai soda, Anda juga bisa menggunakan bubuk kopi atau arang aktif. Letakkan bubuk kopi atau arang aktif pada area ruang bawah tanah. Keduanya bisa menghilangkan bau tak sedap dengan menyedotnya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau