Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 29 Desember 2021, 11:05 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Sumber ehow

Biarkan denim kering dengan udara rata atau letakkan denim di pengering dengan kecepatan rendah. Keluarkan saat masih sedikit lembap dan keringkan di udara.

3. Mencuci pakaian bahan polyester

Polyester adalah salah satu kain yang paling serbaguna dan salah satu yang paling mudah dirawat. Cuci bahan ini di mesin cuci dengan air dingin atau hangat dan keringkan dengan pengaturan panas rendah.

Baca juga: Cara Mencuci Bantal dengan Mesin Cuci dan Tangan

Usahakan suhu maksimum air yang digunakan ketika mencuci kaos adalah 40 derajat Celcius, serta mencuci, membilas, dan memutarnya dengan kecepatan normal.SHUTTERSTOCK/ROZHNOVSKAYA TANYA Usahakan suhu maksimum air yang digunakan ketika mencuci kaos adalah 40 derajat Celcius, serta mencuci, membilas, dan memutarnya dengan kecepatan normal.

Polyester cenderung menahan bau yang tidak sedap, jadi pakaian yang terbuat dari kain ini terkadang perlu direndam terlebih dahulu dalam larutan cuka putih untuk menghilangkan.

4. Mencuci pakaian berbahan sutra

Pakaian sutra sering kali diberi label sebagai dry-clean saja, dan disarankan untuk memperhatikan saran tersebut karena kain halus (dan mahal) ini mudah rusak.

Jika label mengatakan bahwa boleh dimasukkan ke dalam mesin cuci, masukkan barang sutra ke dalam kantong cucian jaring dan cuci dengan air dingin dan deterjen yang dibuat untuk kain halus.

Gantung pakaian basah atau keringkan hingga rata. Jangan pernah memasukkan sutra ke dalam pengering.

Baca juga: 3 Jenis Detergen untuk Mencuci Pakaian dan Plus Minusnya

5. Mencuci pakaian berbahan wol

Pakaian berbahan wol sering diberi label sebagai cuci tangan saja. Gunakan metode ini kecuali label memberi tahu Anda sebaliknya.

Wol sering melar, dan pakaian berubah bentuk setelah dicuci berulang kali. Cuci wol dengan tangan dengan air dingin atau hangat dan deterjen yang dibuat khusus untuk wol. Kemudian, letakkan barang-barang itu rata hingga kering.

6. Mencuci pakaian berbahan bulu 

Hindari mencuci bahan jenis bulu sampai benar-benar diperlukan. Permukaannya yang lembut cenderung berubah menjadi kasar setelah melewati mesin cuci.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau