Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Material Lantai yang Cocok untuk Dapur Modern

Kompas.com, 29 Desember 2021, 17:53 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Memilih material terbaik untuk area dapur sangatlah penting, terutama pada bagian lantai. Lantai dapur mudah sekali kotor, baik karena bahan makanan, air maupun tumpahan minyak.

Untuk itu sebaiknya pilih material terbaik untuk lantai dapurmu sehingga dapat dengan mudah dibersihkan dan tidak meninggalkan noda.

Melansir dari Architectural Digest, Rabu (29/12/2021), berikut ini adalah jenis material lantai dapur yang umum digunakan pada dapur bergaya modern.

Baca juga: Tips Feng Shui untuk Usir Energi Negatif di Rumah, Pakai 5 Bumbu Dapur

Lantai keramik

Ilustrasi lantai keramik. SHUTTERSTOCK/ADISA Ilustrasi lantai keramik.

Keramik adalah material lantai yang umum digunakan di area rumah. Tak hanya pada lantai dapur kamu juga bisa menggunakannya pada area dinding dapur. Berikut kelebihan dan kekurangan menggunakan lantai keramik untuk dapur:

Kelebihan: keramik sangat tahan air dan mudah dibersihkan untuk itu cocok digunakan pada area lembab. Keramik juga lebih murah dari ubin porselen dengan warna dan pola yang beragam.

Kekurangan: garis nat pada keramik cenderung menjebak kotoran dan noda. Selain itu jenis material ini dikenal memiliki permukaan yang keras, sehingga gelas atau mangkuk akan pecah saat jatuh di atasnya.

Baca juga: 7 Prediksi Tren Dapur yang Akan Populer di Mana-mana pada 2022

Ubin tanah liat

Jika kamu ingin menciptakan dapur yang ramah lingkungan, ubin dengan bahan tanah liat atau terakota bisa menjadi pilihan.

Kelebihan: terbuat dari tanah liat alami sehingga lebih kuat dan tahan lama. Warnanya yang alami menambah keindahan visual dapur. Terdapat pula jenis ubin yang sudah di glasir.

Kekurangan: bahannya memiliki pori sehingga dapat menyerap lembab dan noda dengan cepat. Jenis ubin ini juga sangat sensitif terhadap asam dan minyak sehingga dapat meninggalkan noda.

Baca juga: Inspirasi Warna Cat Terbaik Dapur Kecil, Bikin Nyaman dan Estetik

Porselen

Ilustrasi lantai dapur berbahan keramik. SHUTTERSTOCK/ANDREY_POPOV Ilustrasi lantai dapur berbahan keramik.

Berbeda dengan keramik yang terbuat dari tanah liat putih atau merah yang dibakar, porselen berbahan dasar pasir dan dibakar dalam suhu yang tinggi.

Kelebihan: jika kamu seringkali menggunakan dapur, material ini sangat cocok untuk dapur. Ubin porselen mudah dibersihkan karena menyerap sedikit kelembaban. Porselen memiliki beragam jenis pola dan warna yang bisa kamu pilih sesuai dengan desain dapur.

Kekurangan: harganya cukup mahal, selain itu ubin porselen tidak bisa diganti. Bisa rusak atau pecah itu berarti kamu harus mengganti keseluruhan ubin.

Baca juga: 5 Jenis Wastafel Dapur Beserta Plus Minusnya

Ubin vitrifikasi

Jenis ubin ini adalah ubin dengan porositas yang rendah. Berikut kelebihan dan kekurangannya. 

Kelebihan: ubin vitrifikasi murah dan tersedia dalam berbagai warna. ubin ini juga tidak berpori yang berarti, noda, air dan minyak tidak akan meresap ke permukaannya menjadikannya pilihan lantai dapur modern.

Baca juga: 5 Tips Mendekorasi Dapur Mungil di Apartemen

Kekurangan: biaya pemasangan ubin vitrifikasi sangat mahal. Jenis ubin ini juga licin untuk dilalui.

Jadi penggunaan ubin lantai vitrifikasi ini harus dihindari, jika kamu memiliki anak kecil atau orang tua dirumah.

 
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau