Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 26 Desember 2021, 10:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Hunker

JAKARTA, KOMPAS.com - Wastafel dapur merupakan bagian integral dari ruang memasak yang ada di rumah ini. 

Untuk itu, patut mempertimbangkan sebelum membeli wastafel dapur. Terlebih, wastafel menjadi benda dan tempat paling sibuk di dapur

Baca juga: Ini Waktu Terbaik Membersihkan Wastafel dan Tips Melakukannya

Wastafel dapur tak hanya digunakan untuk mencuci peralatan makan dan memasak, tapi juga mencuci tangan, mengisi panci, mencuci bahan makan, hingga mempersiapkan makanan. 

Ada banyak jenis wastafel dapur di pasaran yang bisa menjadi pilihan. Setiap jenis wastafel dapur tersebut, memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

Untuk memudahkan pilihan Anda, berikut beberapa jenis wastafel dapur dilansir dari Hunker, Minggu (26/12/2021). 

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Wastafel Dapur 

Wastafel dapur self-rimming atau drop-in

Top-mount atau self-rimming atau wastafel drop-in adalah jenis wastafel yang paling umum digunakan dan mudah dipasang.

Jenis wastafel dapur ini melibatkan pemotongan lubang di meja (dilakukan seorang profesional) yang akan menampung wastafel, kemudian "menjatuhkannya" atau drop in ke dalamnya.

Wastafel dapur didempul dengan silikon agar kedap air dan ditahan oleh bibir yang tumpang tindih di atas meja.

Kekurangan: Karena cara wastafel dan meja bertemu, hampir tidak mungkin menyapu cairan atau remah-remah dari meja langsung ke wastafel dan partikel sering tersangkut pada persimpangan bibir wastafel dan meja. 

Baca juga: Catat, 6 Benda Ini Harus Disimpan di Dekat Wastafel Dapur

Wastafel dapur undermount 

Ilustrasi wastafel dapur, keran dapurUnsplash/Chastity Cortijo Ilustrasi wastafel dapur, keran dapur
Wastafel dapur undermount menggantung dari bagian bawah meja atau didukung dari bawah oleh kabinet dasar.

Wastafel undermount memiliki kelebihan memungkinkan makanan dan barang-barang lainnya disikat langsung dari meja ke wastafel tanpa "titik tangkap" dan memberikan estetika yang ramping.

Kekurangan: Untuk menopang berat material wastafel tertentu seperti besi tuang atau batu, wastafel undermount memerlukan sistem pemasangan yang dirancang dengan baik serta lebih mahal untuk dipasang.

Meski makanan tidak akan tersangkut di sekitar bibir wastafel seperti wastafel yang dipasang di atas, makanan bisa tersangkut di dempul tempat wastafel dan meja bertemu. 

Baca juga: Wastafel Porselen Vs Wastafel Stainless Steel, Mana yang Lebih Baik? 

Wastafel dapur terintegrasi

Wastafel dapur terintegrasi adalah saat meja bertransisi dengan mulus menjadi wastafel yang terbuat dari bahan yang sama sehingga menciptakan tampilan yang bersih dan halus.

Wastafel yang dipasang dengan flush-mount menawarkan manfaat kemudahan pembersihan yang sama dengan astafel undermount dengan keindahan tambahan menggunakan satu bahan yang konsisten.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau