Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kehabisan Detergen, Ini Cara Aman Mencuci Pakaian dengan Sampo

Kompas.com, 20 Januari 2022, 15:55 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Umumnya, detergen adalah produk pembersih yang sering digunakan untuk mencuci pakaian.

Namun, dalam keadaan darurat seperti kehabisan detergen, sampo dapat menjadi produk pembersih alternatif yang bisa digunakan untuk mencuci pakaian

Baca juga: 6 Kegunaan Sampo Bayi untuk Berbagai Kebutuhan di Rumah

Meski aman, sebaiknya mencuci pakaian dengan sampo menggunakan tangan. Hal ini karena sampo memiliki lebih banyak gelembung sehingga akan memakan waktu untuk membersihkannya.

Tidak hanya itu, beberapa mesin cuci seperti mesin cuci bukaan depan rentan rusak mencuci pakaian menggunakan sampo.

Lantas, bagaimana mencuci pakaian dengan sampo? 

Melansir dari Shampoos Hub, Kamis (20/1/2022), berikut cara aman mencuci pakaian dengan sampo. 

Baca juga: Jangan Dilakukan, 6 Mitos Mencuci Pakaian Ini Justru Merusak Baju

Isi wadah dengan air dingin atau air panas

Ilustrasi mencuci pakaian, ilustrasi mencuci baju.SHUTTERSTOCK / mariakray Ilustrasi mencuci pakaian, ilustrasi mencuci baju.

Langkah pertama mencuci pakaian dengan sampo adalah mengisi wadah atau bak dengan air dingin atau air panas. Suhu air ini disesuaikan dengan aturan mencuci dari masing-masing pakaian.

Kamu bisa melihatnya pada label petunjuk yang menempel pada pakaian. Namun, apabila tidak ada petunjuk, gunakan air dingin agar lebih aman. Umumnya, pakaian berbahan linen, katun, dan kain sintetis lainnya lebih menyukai air hangat. 

Sementara, untuk pakaian yang sangat kotor, gunakan air panas. Untuk pakaian putih dengan pola berwarna gelap atau merah, pakai air dingin. Suhu air ini juga berlaku untuk kain yang renta seperti renda atau sutra.

Baca juga: 7 Manfaat Sampo Hotel Selain untuk Keramas

Masukkan sampo ke air

Ilustrasi sendok teh.SHUTTERSTOCK / SERSOLL Ilustrasi sendok teh.

Setelah bak terisi air, tuangkan sampo ringan yang tidak mengandung pewarna sebanyak satu sendok teh, lalu aduk hingga campuran berubah menjadi cairan sabun.

Untuk sampo ringan, pilihan terbaik adalah sampo bayi karena memiliki aroma lembut dan segar setelah dicuci serta tidak memiliki banyak gelembung. 

Hindari menggunakan pakaian yang memiliki klaim dapat menguatkan warna atau memperbaiki warna abu-abu. Hindari juga sampo yang menyatu dengan kondisioner karena mengandung minyak yang dapat menempel ke pakaian.

Terkait jumlah sampo, ini tergantung pada banyaknya pakaian yang dicuci. Untuk setiap tambahan tiga kilogram pakaian, kamu memerlukan satu sendok teh sampo tambahan.

Baca juga: Sampo Juga Bisa Jadi Pembersih Rumah, Ini 6 Caranya

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau