Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Manfaat Cuka Apel untuk Membersihkan Rumah dari Bau dan Noda

Kompas.com, 20 Januari 2022, 17:40 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Selain cuka putih, kandungan asam pada cuka apel juga ambuh untuk menghancurkan kerak dan kotoran yang membandel.

Untuk itu cuka apel seringkali menjadi bahan alami yang populer untuk membersihkan area di rumah.

Meskipun memiliki aroma yang kuat, aroma ini akan memudar saat terkena angin. Namun jika kamu tidak kuat dengan aroma asamnya, kamu bisa menambahkan beberapa tetes minyak esensial dengan aroma yang kamu sukai.

Melansir dari Mind Body Green, Kamis (20/1/2022), berikut ini 5 manfaat cuka apel untuk membersihkan area rumah.

Baca juga: Trik Membersihkan Lantai dengan Cuka, Baking Soda, dan Air Sabun

Sebagai pembersih dapur serbaguna

Cuka apel memiliki sifat antibakteri dan sangat ampuh untuk membersihkan kotoran. Campurkan 2 cangkir air dan 1 cangkir cuka apel kedalam botol spray.

Gunakan larutan ini untuk membersihkan permukaan dapur termasuk microwaves, meja dapur dan kuklas.

Namun hindari menggunakan cuka apel pada permukaan marmer dan granit karena keasamannya dapat merubah kilau alami batu.

Baca juga: 6 Benda yang Bisa Dibersihkan dengan Cuka Putih

Pembersih jendela

Membersihkan jendela kamar hotel dengan disinfektanUnsplash/CDC Membersihkan jendela kamar hotel dengan disinfektan

Untuk menghindari penggunakan bahan pembersih kimia dirumah, kamu bisa menggunakan cuka apel sebagai pengganti cairan pembersih jendela.

Pertama-tama bersihkan permukaan jendela dari debu, lalu semprotkan campuran cuka apel serbaguna tadi ke jendela lalu bersihkan dengan tisu dapur. Untuk mencegah goresan, segera keringkan jendela setelah dibersihkan.

Baca juga: 6 Cara Memanfaatkan Cuka Apel untuk Berkebun

Membersihkan noda kopi atau teh di gelas

Cara membersihkan noda kopi dan teh di gelas cukup tuangkan cuka apel dan air panas dengan perbandingan yang sama ke dalam gelas.

Biarkan selama 30 menit lalu gosok dengan sikat baja. Kamu juga bisa menambahkan garam kasar atau soda kue sebelum menggosok.

Baca juga: Cara Ampuh Mengusir Nyamuk dengan Cuka

Membersihkan talenan

Ilustrasi talenan kayu. FREEPIK/LIFEFORSTOCK Ilustrasi talenan kayu.

Talenan dapat menyimpan banyak bakteri dan meninggalkan bau, untuk mengatasinya cuci talenan dengan air panas dan cuka apel.

Kamu juga bisa mengelap cuka apel langsung ke permukaan talenan menggunakan tisu. Hindari membersihkan talenan kayu dengan cuka apel karena dapat menodai kayu.

Baca juga: Cara Membersihkan Noda Urine dan Kotoran Hewan Peliharaan Pakai Cuka

Jebakan lalat buah

Untuk menggunakan cuka apel sebagai jebakan lalat buah, tuang cuka apel kedalam toples hingga sepertiga penuh lalu tambahkan 1 sendok teh sabun castile di atasnya.

Letakkan di area yang banyak dihinggapi lalat buah. Cuka apel akan menarik lalat masuk ke toples, sedangkan sabun akan membuat mereka sulit bergerak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau