Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 28 Januari 2022, 10:53 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kehadiran hama menjadi masalah dalam proses menanam tanaman dan merawatnya. Oleh karena itu, penggunaan pestisida sangat penting dalam pengendalian hama.

Dilansir dari laman Cybex Kementerian Pertanian, Jumat (28/1/2022), salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi penggunaan pestisida sintetik adalah dengan menggunakan pestisida nabati atau pestisida alami.

Selain menjaga tanaman tetap sehat dan subur, pestisida nabati hampir tidak menimbulkan efek samping sama sekali. Penggunaan pestisida kimia secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama menyebabkan penumpukan residu.

Baca juga: 6 Cara Membuat Pestisida Alami untuk Membasmi Hama di Taman Bunga

Ilustrasi ulat bulu. PIXABAY/MYRIAMS-FOTOS Ilustrasi ulat bulu.

Kondisi ini akan memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan manusia jika dilakukan secara terus menerus.

Sirih merah (Piper crocatum) memiliki morfologi batang berwarna hijau keunguan, daun menyerupai jantung dan permukaan daun mengkilap dan merupakan salah satu bahan pestisida alami. Warna daun bagian permukaannya hijau bercorak putih kemerah-merahan.

Jenis hama tanaman yang dapat dikendalikan oleh ekstrak sirih merah yaitu hama jenis penghisap serta pemakan dedaunan seperti belalang, ulat bulu, dan beberapa jenis kutu-kutuan.

Kandungan bahan aktif yang terdapat pada tanaman sirih di antaranya kavikol dan fenol, minyak atasiri dan tanin.

Baca juga: Cara Membuat Pestisida Nabati dari Daun Sirsak dan Daun Pepaya

Menurut beberapa sumber, aroma daun tanaman sirih merah ini dapat menyebabkan lemas, kematian secara perlahan dan bersifat sebagai penolak selera makan bagi hama.

Berikut ini cara membuat pestisida alami dari ekstrak daun sirih merah.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau