Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Alasan Meletakkan TV di Kamar Tidur Bisa Menciptakan Feng Shui Buruk

Kompas.com, 3 Februari 2022, 20:18 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak dari kita mungkin sudah mendengar dari ahli feng shui atau teman bahwa menempatkan televisi (TV) di kamar tidur, terutama menghadap ke tempat tidur dapat menghadirkan feng shui buruk ke rumah. 

Tak heran, hal ini membuat orang-orang berusaha menghindarinya dengan cara apa pun. 

Baca juga: Tips Membeli dan Memasang Chandelier Berdasarkan Feng Shui

Sayangnya, tidak ada yang benar-benar menjelaskan alasan di baliknya sehingga tak jarang masih banyak yang mengabaikan hal ini. 

Untuk lebih jelas, melansir dari Feng Shui Beginner, Kamis (3/2/2022), berikut empat alasan utama meletakkan TV di kamar tidur bisa menciptakan feng shui buruk dan bagaimana hal itu mempengaruhi hidup Anda.  

Baca juga: Ingat, Tempat Tidur Sejajar Pintu Tidak Bagus Menurut Feng Shui 

EMF berbahaya di lingkungan

Ilustrasi kamar tidur, TV di kamar tidurSHUTTERSTOCK/KUPRYNENKO ANDRII Ilustrasi kamar tidur, TV di kamar tidur
Alasan pertama mengapa TV tidak boleh diletakkan di kamar tidur karena selalu dinyalakan, bahkan dalam mode siaga. Ditambah, sebagian besar dari kita cenderung tertidur di tempat tidur dengan TV yang terus menyala. 

TV masih memancarkan electromagnetic field (EMF) atau gelombang radiasi sepanjang malam. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas tidur dan dalam jangka waktu lama dapat mempengaruhi kondisi kesehatan Anda. 

Baca juga: 3 Alasan Tidak Perlu Membeli Smart TV dan Menggunakannya di Rumah

Gangguan yang menghalangi komunikasi

Saat ini, orang-orang sudah begitu sibuk dengan pekerjaan mereka dan mata selalu menatap ponsel saat makan dengan orang yang mereka cintai.

Jadi, jika Anda masih menonton TV di kamar tidur, hubungan Anda dengan pasangan ata anggota di rumah pasti akan terganggu oleh hal ini. Ini mencegah Anda melakukan kontak intim , bahkan berbicara dengan pasangan. 

Baca juga: Menurut Feng Shui, 5 Tata Letak Kamar Tidur Ini Harus Dihindari 

Berfungsi sebagai cermin

Ilustrasi TV di kamar tidur. PEXELS/MAX VAKHTBOVYCH Ilustrasi TV di kamar tidur.
Ketika tidur dengan TV yang menghadap tempat tidur, itu juga dianggap sebagai cermin yang memantulkan energi kembali pada Anda. Ini bisa menciptakan feng shui yang buruk.

Untuk menenangkan pikiran Anda secara fisiologis, pertimbangkan menutupi TV dengan kain saat tidak digunaka atau membuat lemari penutup untuk menampung TV. 

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menata Kamar Tidur

Kualitas tidur terganggu 

Menurut penelitian, menonton televisi sebelum tidur dapat mengganggu siklus tidur yang baik. Sebaliknya, menyingkirkan TV dari kamar tidur akan menghasilkan lebih banyak tidur dan kualitas tidur yang lebih baik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau