Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Faktor Penting yang Harus Dipertimbangkan Saat Membangun Rumah Baru

Kompas.com, 4 Februari 2022, 11:20 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada ragam cara yang dilakukan orang untuk memiliki rumah impian. Beberapa orang lebih memilih membeli tanah kosong, lalu membangun rumah sendiri.

Cara ini dipilih karena bisa membangun rumah sesuai dengan desain atau konsep yang diinginkan. Namun berbeda dengan membeli rumah bekas atau rumah tapak dari pengembang, membangun rumah baru sendiri memerlukan banyak persiapan. 

Baca juga: 5 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Membangun Rumah Baru

Pasalnya, membangun rumah tak hanya memerlukan usaha besar, tapi juga biaya banyak dan perencanaan matang untuk mewujudkan ide-ide yang telah dimiliki. Tanpa perencanaan matang, proses membangun rumah bisa menimbulkan masalah besar.

Melansir dari My Decorative, Jumat (4/2/2022), berikut faktor-faktor penting yang harus dipertimbangkan saat membangun rumah baru.  

Baca juga: Ingin Membangun Rumah Baru? Ini 8 Hal yang Perlu Diketahui 

Lokasi 

Ilustrasi membangun rumah. SHUTTERSTOCK/KWANGMOOZA Ilustrasi membangun rumah.
Lokasi merupakan salah satu faktor penting yang harus dipertimbangkan saat membangun rumah. Sebelum membeli rumah, pastikan hunian tersebut tepat untuk Anda. Sebaiknya, juga mempertimbangkan faktor aksesibilitas dan keamanan.

Pastikan rumah yang hendak dibangun memberi ketenangan pikiran. Hal ini berarti membangun rumah di lingkungan yang aman dan mudah melakukan perjalanan ke sekolah, toko, rumah sakit, juga gereja.

Misalnya, jika Anda memilih area yang tidak aman dan terpencil, kemungkinan besar Anda tidak akan mendapatkan uang kembali saat hendak menjual properti tersebut.

Untuk itu, berhati-hati dalam membeli tanah dengan memikirkan keamanan dan aksesibilitas kawasan tersebut. 

Baca juga: 9 Poin Penting Mengapa Perlu Jasa Arsitek untuk Membangun Rumah 

Biaya dan anggaran

Faktor lain yang harus dipertimbangkan adalah biaya dan anggaran. Meski membangun rumah bisa menjadi prospek menarik, Anda harus memastikan bahwa keuangan yang dimiliki teratur. 

Ada beberapa kejadian beberapa orang mulai kehabisan dana saat proses membangun rumah tengah berjalan. Sebagian besar proyek bangunan yang mandek biasanya akibat kurangnya perencanaan anggaran.

Untuk itu, disarankan membuat perencanaan anggaran yang matang sehingga semuanya akan berlangsung lancar. Setelah memiliki anggaran, pastikan mematuhinya. 

Baca juga: 4 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membangun Rumah Baru 

Survei properti

Ilustrasi membangun rumahSHUTTERSTOCK/Freedom Studio Ilustrasi membangun rumah
Pastikan melakukan survei properti sebelum membangun rumah baru. Surveyor tanah biasanya melakukan survei seperti ini. 

Idealnya, pastikan Anda melakukan survei lengkap sebelum memulai proyek. Survei properti biasanya merupakan titik awal dalam hal menggambar. 

Baca juga: Bikin Bujet Bengkak, 6 Hal Ini Harus Dihindari Saat Merenovasi Rumah

Mendapatkan bahan yang tepat

Mendapatkan bahan yang sesuai adalah faktor penting yang harus diperhatikan saat membangun rumah.

Jika ingin rumah bertahan selama beberapa dekade, rumah harus dibangun dengan baik dan cukup kokoh. Anda bisa menggunakan keramik, kayu, beton, atau bahan bangunan yang paling mahal.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau