Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Jenis Tanaman yang Diprediksi Bakal Jadi Tren Sepanjang 2022

Kompas.com, 18 Februari 2022, 19:10 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Tren tanaman hias selalu berubah setiap tahunnya. Setidaknya, pada 2022, ada enam jenis tanaman diprediksi bakal menjadai tren, dari tanaman berukuran besar hingga beragam jenis monstera.

Jarema Osofsky, plant stylist, desainer lanskap, dan pemilik Dirt Queen NYC—mengatakan, mengubah rumah menjadi “hutan tanaman pot” dilakukan banyak orang selama pandemi Covid-19.

Baca juga: Cara Menanam dan Merawat Tanaman di Dalam Ruangan Tanpa Cahaya

“Setelah dua tahun hidup dalam pandemi, dengan perjalanan yang dibatalkan dan rasa lelah secara keseluruhan, menciptakan tempat perlindungan di rumah lebih penting dari sebelumnya,” ungkap Ofosky.

Jika ingin menciptakan tempat berlindung bernuansa hijau, berikut enam jenis tanaman yang bakal jadi tren sepanjang 2022 dari para ahli tanaman dilansir Better Homes & Gardens, Jumat (18/2/2022). 

Baca juga: 6 Tanaman Hias Minim Perawatan yang Cocok untuk Pelancong

Tanaman berukuran besar

Ilustrasi tanaman, ilustrasi bunga - Strelitzia atau bird of paradise.SHUTTERSTOCK / symbiot Ilustrasi tanaman, ilustrasi bunga - Strelitzia atau bird of paradise.

Sepanjang tahun ini, tanaman berukuran besar setinggi 1,8-2,4  meter diprediksi akan menjadi tren.

Maryah Greene, konsultan dan founder bisnis perawatan dan penataan tanaman Greene Piece, menjelaskan, banyak orang saat ini tidak menghindar merawat tanaman besar karena mulai terampil dalam menanam tanaman.

Baca juga: 5 Tanaman Mini yang Cocok dan Dapat Mempercantik Ruang Kecil

Selain itu, saat ini banyak informasi dan ahli tanaman yang bisa dicari untuk meminta bantuan. 

Sementara itu, Ofosky mengatakan tanaman berukuran besar merupakan cara tercepat untuk mengubah sebuah ruangan.

“Kaktus besar atau bird of paradise (Strelitzia) dengan daun lebar yang melengkung dan membentang dari lantai ke plafon memiliki dampak jauh lebih besar dari tanaman berukuran kecil,” jelas Ofosky. 

Baca juga: Tanaman yang Mudah Dirawat dan Mampu Memperbaiki Mood, Apa Saja?

Tanaman bunga (blooming plant)

Hilton Carter, ahli dan penata tanaman, mengatakan jenis tanaman yang menghasilkan bunga dapat membuat ruangan lebih berwarna dan orang-orang merasa terikat dengan alam.

Dirinya memprediksi, tanaman bunga yang akan menjadi populer sepanjang 2022 adalah hoya, khususnya Hoya carnosa.

Sedangkan, menurut Ofosky, anggrek dan anthurium juga turut menjadi populer pada 2022. 

Baca juga: 8 Hal yang Dapat Menyebabkan Daun Pohon Lemon Rontok

Tanaman dengan daun warna-warni

Ilustrasi tanaman hias Hoya. SHUTTERSTOCK/JIGGO_PUTTER STUDIO Ilustrasi tanaman hias Hoya.

Selain tanaman bunga, tanaman dengan daun warna-warni dapat menambahkan warna pada ruangan seperti begonia polkadot, peperomia polkadot, calathea, dan philodendron congo rojo.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau