Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 19 Februari 2022, 08:03 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Mungkin selama ini Anda menganggap kulit pisang adalah sampah dan langsung membuangnya. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa kulit pisang bermanfaat sebagai pupuk tanaman?

Dikutip dari Homes & Gardens, Sabtu (19/2/2022), kulit pisang kaya akan vitamin dan mineral, termasuk potasium. Zat-zat ini merupakan salah satu dari tiga nutrisi penting yang dibutuhkan tanaman untuk tetap sehat dan tumbuh dengan baik.

Menurut para ahli, ada empat cara utama untuk menggunakan kulit pisang untuk pupuk tanaman, antara lain sebagai berikut.

Baca juga: Manfaatkan Air Cucian Beras Sebagai Pupuk Tanaman, Begini Caranya

Ilustrasi membuat pupuk cair dari kulit pisang. SHUTTERSTOCK/JOHAN KUSUMA Ilustrasi membuat pupuk cair dari kulit pisang.

1. Pupuk cair dari kulit pisang

Salah satu pendiri Seedsandspades.com, Erinn Witz, menyarankan untuk membuat pupuk cair dari kulit pisang. Pupuk cair ini akan meningkatkan mekarnya bunga Anda.

"Potong kulit pisang hingga 1 inci, masukkan ke dalam stoples kaca yang bersih dan kosong dan isi dengan air," kata Witz.

Dia menjelaskan bahwa Anda harus membiarkan stoples berada di tempat yang cukup cerah selama kurang lebih 24 jam. Pada saat itu air akan berubah menjadi coklat.

Anda kemudian dapat menggunakan pupuk cair kulit pisang tersebut untuk menyiram tanaman sebelum mendistribusikan potongan kulit pisang ke dalam kompos.

Baca juga: Pupuk hingga Aroma Terapi, Ini 5 Manfaat Ampas Kopi

“Saya suka strategi ini karena Anda bisa mendapatkan dua manfaat dari kulit pisang. Air yang kaya mineral dan bahan hijau untuk kompos,” jelas Witz.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau