Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Asal, Ini Cara Tepat Membersihkan Tabung Mesin Cuci

Kompas.com, 25 Februari 2022, 19:16 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Selama ini, sebagian orang mungkin mengira bahwa bagian dalam atau tabung mesin cuci tidak perlu dibersihkan karena turut terkena detergen ketika siklus pencucian pakaian berlangsung. 

Namun, dikutip dari Good Housekeeping, Jumat (25/2/2022), ternyata mereka tetap perlu dibersihkan secara terpisah.

Baca juga: Selain Pakaian, 6 Benda Ini Ternyata Bisa Dicuci dengan Mesin Cuci

Kenapa tabung mesin cuci harus dicuci?

Ilustrasi mesin cuci dan ruang mencuciUnsplash/PlanetCare Ilustrasi mesin cuci dan ruang mencuci

Bagian dalam atau tabung mesin cuci sering mengeluarkan bau tidak sedap atau bau apak. Ada kemungkinan bau ini berasal dari tabung yang kotor.

Selain itu, mesin cuci yang berbau juga bisa disebabkan memiliki noda dari sisa detergen, pelembut kain, atau tanah yang menempel. Beragam hal ini pun dapat membuat pakaian yang dicuci dengan mesin cuci ikut berbau. 

Tak hanya itu, deposit jamur dan lumut juga dapat terbentuk pada gasket pintu karet mesin cuci bukaan depan serta dispenser detergen jika air dibiarkan menggenang di dalamnya.

Baca juga: 8 Mitos Umum Mesin Cuci yang Tidak Perlu Dipercaya, Apa Saja?

Seberapa sering harus membersihkan tabung mesin cuci?

Guna menjaga mesin cuci dan pakaian tetap bersih, penting untuk membersihkan tabung mesin cuci sebulan sekali.

Untuk pembersihan rutin, selalu buka mesin cuci setiap setelah digunakan guna memungkinkan udara bersirkulasi di dalam dan mengeringkan kelembapan yang masih menyisa, yang dapat membuat mesin cuci bau apak. 

Baca juga: Bolehkah Membersihkan Mesin Cuci Menggunakan Pemutih?

Cara membersihkan tabung mesin cuci

Ilustrasi mesin cuci, mesin cuci bukaan depan.PEXELS/RODNAE PRODUCTIONS Ilustrasi mesin cuci, mesin cuci bukaan depan.

Executive Director di Cleaning Lab Good Housekeeping Institute, Carolyn Forte, mengatakan langkah membersihkan mesin cuci cukup mudah dan cepat. 

Adapun langkah-langkah pembersihan tabung mesin cuci bagian depan maupun bagian atas cukup mirip, tetapi kamu tetap perlu memperhatikan buku panduan dari produk masing-masing.

Baca juga: Perhatikan, Ini 5 Tanda Mesin Cuci Rusak

  • Nyalakan siklus pencucian

Banyak model mesin cuci terbaru yang memiliki siklus khusus untuk pembersihan mesin cuci. Siklus ini sudah mengatur waktu, proses pencucian, dan suhu air. Kamu hanya perlu menambahkan pemutih.

Namun, jika mesin cuci tidak memiliki siklus ini, masukkan setengah cangkir pemutih klorin ke dispenser mesin cuci atau penuhi dispenser detergen dengan pemutih hingga garis maksimal. 

Kemudian, jalankan siklus normal menggunakan air panas. Pemutih dapat membunuh bakteri dan jamur di dalam tabung mesin cuci.

Baca juga: Mudah, Cara Membuat Pembersih Mesin Cuci Pakai Cuka dan Baking Soda

  • Lakukan pembilasan ekstra

Ilustrasi mesin cuci bukaan atas, mesin cuci 1 tabung. (DOK. iSTOCKPHOTO) Ilustrasi mesin cuci bukaan atas, mesin cuci 1 tabung.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau