Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bunga Cabai Rontok? 6 Hal Ini Bisa Menjadi Penyebabnya

Kompas.com, 2 Maret 2022, 23:19 WIB
Abdul Haris Maulana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Rontoknya bunga pada tanaman cabai merupakan permasalahan yang sering kali terjadi.

Ketika bunga tanaman cabai rontok, hal ini perlu menjadi perhatian khusus karena akan berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan dan pembuahan cabai.

Jika kamu bertanya tentang apa penyebab bunga cabai rontok, ini bisa disebabkan oleh serangan hama maupun kelalaian dalam perawatannya.

Baca juga: Cara Mengendalikan Hama Thrips Penyebab Daun Cabai Keriting

Dilansir dari beberapa sumber, Rabu (2/3/2022), berikut ini adalah enam hal yang menyebabkan bunga cabai rontok.

Ilustrasi tanaman cabai yang terserang hama Thrips.SHUTTERSTOCK/ANNA RAJITVILAI Ilustrasi tanaman cabai yang terserang hama Thrips.
Serangan hama trips

Hama trips merupakan salah satu hama yang suka menyerang tanaman cabai, khususnya pada ujung daun muda dan bunga.

Perlu diketahui bahwa hama trips suka menghisap cairan pada bunga cabai, sehingga menyebabkan bunganya rontok.

Kelebihan nitrogen

Memasuki masa pembungaan, kebutuhan nitrogen pada tanaman cabai cenderung menurun.

Baca juga: Cara Menjaga Tanaman Cabai di Dalam Ruangan Selama Cuaca Dingin

Sebab, nitrogen hanya banyak dibutuhkan pada fase pertumbuhan, pembentukan cabang, dan ranting tanaman.

Namun, tidak sedikit pekebun justru memberikan pupuk dengan kandungan nitrogen (N) seperti urea secara berlebihan saat berbunga.

Hal tersebut pada akhirnya menyebabkan bunga-bunga pada tanaman cabai menjadi rontok.

Kekeringan

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau