Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingin Koleksi Tanaman Hias Terlihat Rapi? Taruh di Rak Dinding

Kompas.com, 13 Maret 2022, 21:39 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com – Hampir seluruh ruangan di dalam rumah dapat didekorasi dengan tanaman hias jika ingin menampilkan sesuatu yang hijau dan menyegarkan.

Selain itu, pemandangan berbagai macam pot setiap kali memasuki ruangan yang berbeda dapat memberi kesan tersendiri.

Baca juga: Cara Membersihkan Tanaman Dalam Ruangan dari Debu dan Hama

Namun, memiliki pot tanaman hias yang tersebar di setiap sudut rumah dapat menyulitkan kamu membersihkan ruangan.

Tidak hanya itu, jika koleksi tanaman hias semakin besar, pemandangannya justru membuat rumah terlihat berantakan.

Salah satu cara membuat ragam koleksi tanaman hias terlihat rapi di dalam rumah adalah memiliki rak dinding khusus tanaman.

Baca juga: 5 Jenis Tanaman Buah Indoor untuk Mempercantik Ruangan

Ilustrasi rak bunga UNSPLASH/ Katherine Fleitas Ilustrasi rak bunga

Rak dinding untuk merapikan tanaman hias

Dikutip dari The Spruce, Minggu (13/3/2022), memiliki rak khusus tanaman sangat fungsional, terlebih jika kamu memiliki banyak koleksi tanaman.

Rak ini membantu kamu menghemat ruang, memudahkan mengakses koleksi tanaman hias, serta mudah menyiramnya.

Seorang pegiat tanaman hias, Cyril Sontillano, mengatakan meletakkan rak khusus untuk tanaman memungkinkannya menaruh lebih banyak tanaman secara vertikal. 

Menurut Sontillano, rak tanaman pun dapat membantu mengatur tanaman dengan cara tertentu seperti tanaman yang harus sering disiram, tanaman dengan daun berjumbai, atau tanaman yang memerlukan lebih banyak cahaya.

Baca juga: Ketahui Manfaat Menanam di Dalam Pot dan Jenis Tanaman yang Cocok

Rak terbuka dan terpisah terasa lebih leluasa

Ilustrasi tanaman hias sebagai dekorasi rak. PEXELS/LISA Ilustrasi tanaman hias sebagai dekorasi rak.

Digital Creator, Deena Stahl, mengatakan, dirinya menggunakan sistem rak terbuka karena jarak antara rak cukup besar. Mereka memungkinkan tanaman untuk tumbuh tegak atau berjumbai.

Lebih lanjut, rak terbuka yang terpisah biasanya cukup kokoh jika dibanding lemari rak. Mereka dapat jatuh jika memiliki terlalu banyak tanaman hias.

Baca juga: Ciri dan Cara Mengatasi Akar Tanaman yang Membusuk

Perhatikan posisi tanaman

Menurut Sontillano, tanaman yang ditaruh di posisi terlalu dalam atau tinggi pada rak akan menyulitkan kamu untuk mengaksesnya.

“Tanaman tinggi dan tanaman merambat tidak selalu muat di rak dan mereka harus berada di rak paling atas,” kata Sontillano.

Untuk itu, kamu perlu memperhatikan posisi tanaman saat mengaturnya di atas rak. Tanaman berjumbai sebaiknya ditaruh di rak paling atas. Dedaunannya dapat merambat dengan indah tanpa menghalangi tanaman yang ada di rak-rak bagian bawah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau